NABIRE – Puluhan armada Bus yang pernah digunakan dalam perhelatan PON Papua 2021, masih berparkir di Terminal Entrop Kota Jayapura, Papua.

Sehingga anggota DPR Papua Jhon NR Gobai meminta Kementerian Perhubungan dan Pemprov Papua melalui Dinas Perhubungan untuk menghibahkan beberapa armada kepada Perum DAMRI.

"Hibahkan saja sebagian untuk DAMRI," ujar Gobai melalui pesan singkat pada Selasa (09/08/2022).

Sebab menurutnya, masyarakat dibeberapa Kabupaten seperti Nabire, Jayapura, Pegunungan Bintang dan Kabupaten lainnya sangat tergantung kepada jasa transportasi BUMN itu.

"Masyarakat di daerah-daerah ini kan masih tergantung dengan angkutan DAMRI, tuturnya.

Gobai mengaku mendapatkan informasi dari Dinas Perhubungan Provinsi Papua, bus ek PON akan dihibahkan kepada lembaga atau organisasi Pemerintah guna menunjang pelayanan kepada masyarakat.

Namun kelanjutannya belum terealisasi hingga saat ini.

"Jadi perlu duduk bersama antara Kemenhub, Pemprov Papua untuk mencari solusi. Sehingga barang ini (Bus) bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat," kata Gobai.

Lanjut Ketua Fraksi Khusus DPR P ini, pengelolaan Barang Milik Negara atau BMN harus tertib dan akuntabel sesuai kaidah good Governance. Yang sesuai dengan kerangka hukum PP No.6/2006 Tentang Pengelolaan Barang Milik Negara atau daerah yang merupakan peraturan turunan dari UU No. 1 /2004 tentang Perbendaharaan Negara.

Maka pengerahan pengelolaan aset harus desmi dari Kemenhub.

"Ini tidak susah, tinggal mau laksanakan kapan. Supaya intinya dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat dan tidak mubasir. karena lama-lama barang dibiarkan pasti rusak," pungkasnya. (tian)