NABIRE - Bupati Nabire Isaias Douw, S.Sos usai melantik 5 (lima) Kepala Kampung (Kakam), Rabu (15/4) bertempat di Guest House Jalan Merdeka Nabire mengatakan, agar semua Kakam yang ada di wilayah Pemerintah Daerah Kabupaten Nabire harus mampu membuat program kerja yang memajukan kampung itu sendiri, bukan program kerja yang hanya diinginan oleh kepala kampung saja, tetapi harus melibatkan semua komponen masyarakat yang ada di kampung tersebut, guna memajukan kampungnya.    Selain itu, dirinya juga menghimbau kepada seluruh Kepala Kampung, untuk dapat mempergunakan dan mempertanggung jawabkan semua dana yang telah diberikan oleh pemerintah untuk program kerja kampung. Dan sebagai Kakam wajib untuk melindungi dan menjaga warga masyarakat yang berada di wilayahnya.  “Kepala kampung harus jaga masyarakatnya, jangan ikut-ikutan atau memprovokasi siapapun dalam menjaga keamanan dan ketertiban menuju Pilkada Nabire. Masyarakat juga harus tenang, jangan mudah diprovokasi oleh oknum-oknum atau orang-orang yang ingin mengacaukan situasi daerah. Soal pilihan itu urusan masing-masing dan menjadi rahasia pribadi. Semua warga masyarakat harus bertanggung jawab menjaga keamanan di Nabire,” tutur bupati.  Lanjutnya, masyarakat jangan hanya mengharapkan TNI/Polri saja dalam menjaga keamanan di wilayah Kabupaten Nabire. Masyarakat harus sadar diri, mengapa wilayah lain bisa aman, tetapi di kampung sendiri tidak aman, semua itu tergantung dari pribadi masung-masing. Harus bergandengan tangan satu sama lain, untuk menjaga keamanan di wilayah Kabupaten Nabire. Agar, Nabire bisa sama dengan Indonesia lain.  Selaku Bupati Nabire, juga mengakui bahwa pada masa kepemimpinannya selama empat tahun lebih dan tinggal beberapa hari lagi masa kepemimpinan Isaias Douw - Mesak Magai akan berakhir, masih banyak kekurangan-kekurangan yang belum dapat diselesaikan.  Dan selaku manusia biasa, dirinya juga meminta maaf kepada warga masyarakat Nabire, apabila selama masa kepemimpinannya masih terdapat kekurangan –kekurangan.  Menurutnya, kekurangan-kekurangan yang terjadi, bukanlah karena unsur kesengajaan atau karena hal-hal lain, tetapi karena masa waktu kepemimpinan yang tergolong singkat, membuat dirinya selaku Bupati Nabire tidak bisa berbuat banyak kepada masyarakat. Namun, dirinya juga merasa bersyukur pada masa kepemimpinannya juga banyak terdapat kemajuan-kemajuan di daerah. Dirinya juga berharap, kedepan siapapun yang akan terpilih menjadi Bupati Nabire, hendaknya tetap melanjutkan program-program yang sudah dicanangkan oleh pemerintah, demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat. Dan tetap menjaga persatuan dan kesatuan, serta mensukseskan Pemilukada di Kabupaten Nabire. (cad)