Kapolres Jamin Pilpres di Wilkum Nabire Berjalan Aman
NABIRE - Kapolres Nabire, AKBP. Tagor Hutapea, S.Ik., M.Si menjamin Pemilu Presiden dan Wakil Presiden di wilayah hukum Nabire, akan berjalan dengan aman dan kondusif. Hal ini diungkapkan, Kapolres Nabire, AKBP. Tagor Hutapea, S.Ik., M.Si , Senin (7/7) di sela-sela keberang
Bagikan
NABIRE - Kapolres Nabire, AKBP. Tagor Hutapea, S.Ik., M.Si menjamin Pemilu Presiden dan Wakil Presiden di wilayah hukum Nabire, akan berjalan dengan aman dan kondusif. Hal ini diungkapkan, Kapolres Nabire, AKBP. Tagor Hutapea, S.Ik., M.Si , Senin (7/7) di sela-sela keberangkatan personil Polres Nabire yang akan melakukan pengamanan Pemilu Presiden ke wilayah Dogiyai.
Dirinya juga yakin, bahwa dengan kekuatan 556Personil Polri dari Polres Nabire, serta dibeckup oleh TNI sebanyak 1 Kompi, sudah bisa mengamankan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden di wilayah hukum Nabire.Dan dirinya juga menilai, bahwa masalah pengamanan Pilpres di wilayah Nabire dan Dogiyai sudah tidak ada masalah.
“Ya, tugas Polisi itu mengamankan jalannya Pemilu. Memang tidak bisa dipungkiri, bahwa potensi-potensi kerawanan dalam Pemilu itu pasti ada, tetapi potensi tersebut tidak terlalu signifikan, apalagi ini Pilpres, berbeda dengan Legislatif kemarin,” katanya.
Kata Kapolres, setiap adanya permasalahan yang terjadi di TPS-TPS Polri tetap mengedepankan langkah Preemtif dan Preventif, serta di dukung oleh Intelijen, penegakan hukum, kuratif dan rehabilitasi dalam rangka mengamankan jalannya Pemilu Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2014.
Dirinya juga selaku Kapolres Nabire menghimbau kepada seluruh Personil Polres Nabire untukmengawal dan mengamankan setiap tahapan pada Pilpres kali ini dengan sebaik-baiknya.Serta, berupaya mewujudkan terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.
Menurutnya, kondusifnya suatu daerah sangat tergantung pada masyarakat itu sendiri. Karena, Polisi bertugas hanya untuk menjaga keamanan dan memberikan rasa aman, tetapi kalau masyarakatnya sendiri juga susah diatur, itu yang menjadi persoalan. Oleh karena itu, dirinya meminta peran aktif dari masyarakat Kabupaten Nabire dan Dogiyai untuk sama-sama bisa menciptakan situasi yang kondusif di wilayah hukum Polres Nabire selama Pilpres berlangsung.
Dirinya juga menghimbau kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Nabire dan Dogiyai yang mempunyai hak untuk memilih, agar tetap menggunakan hak pilihnya pada Pilpres Tahun 2014 dan tidak menjadi Golput. Karena, Pemilu Presiden dan Wakil Presiden adalah untuk memilih pemimpin bangsa yang juga menentukan nasib bangsa dan Negara Indonesia selama 5 (lima) Tahun kedepan.
Sementara itu, Bupati Nabire Isaias Douw, S.Sos dalam arahannya mengatakan, dirinya mengharapkan kepada para kepala distrik harus melaksanakan Pilpres dengan benar. Ditekankan bupati, tidak boleh ada keberpihakan pada calon tertentu, menjalankan netralitas sebagai penyelenggara.
“Harus bekerja sesuai dengan aturan dan mekanisme yang ada. Saya harapkan untuk kita semua mensukseskan Pilpres di wilayah masing-masing tanpa menimbulkan masalah,” tuturnya. (cad)
Bagikan artikel ini



