NABIRE – Dikabarkan pada hari Selasa malam, 14 Mei 2019, pasca penggumuman kelulusan pelajar tingkat SMA/SMK dan sederajat di Kabupaten Nabire khususnya, telah terjadi pertikaian (perkelahian) antar warga dibilangan Kalibobo. Dari kejadian ini dikabarkan, 2 orang menjadi korban dan sedang dirawat di RSUD Siriwini Nabire.Guna mengantisipasi meluasnya dan melebarnya persoalan tersebut, yang konon kabarnya pertikaian yang menyebutkan antar suku ini, pihak aparat keamanan baik TNI – Polri secara sigap melakukan pengamanan di lokasi atau tempat kejadian perkara yang terjadi pada Rabu dini hari itu.Pihak Polres Nabire sendiri, dipimpin Kapolres Nabire AKBP Sonny M. Nugroho Tampubolon, S.IK, dengan didamping para Kabag dan Kasat dijajaran Polres Nabire. Nampak, Kapolres Nabire Turun Langsung (Turlang) guna memimpin aparat keamanan di wilayah hukum Polres Nabire untuk memediasi pertikaian yang terjadi, yang hingga berita ini ditulis belum diketahui pasti akar persoalannya.Tidak berselang lama, sesuai pantauan media ini, datang Dandim 1705/Paniai Letkol Inf Jimmy Sitinjak dengan didamping Danyonif Raider Khusus 753/Arvita Nabire guna membackup dan mengamankan lokasi kejadian serta membantu penyelesaian masalah.Masih sesuai hasil pantauan awak media ini di TKP atau tepatnya pada asrama pelajar Mapia di Kalibobo Nabire, sejak Rabu siang hingga sore kemarin itu pihak aparat mencoba melakukan mediasi guna meredah aksi saling serang dan balas dendam dari pihak korban atau sebaliknya. Walhasil usai berdialog dan dicarikan solusi, akhirnya situasi dapat dikendalian. Informasi terakhir menyebutkan, sebagai tindak lanjut dari persoalan atau pertikaian yang melibatkan antar suku ini direncanakan akan dilakukan pertemuan bersama guna penyelesaian lebih lanjut dalam beberapa hari kedepan.(wan)