NABIRE  Menyongsong dan menyambut serta dalam rangka menyukseskan agenda nasional Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2019 di Kabupaten Nabire, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Nabire Kota menyambangi warga Sanoba Bawah dan memberikan himbauan Kamtibmas, bertempat di Kampung Sanoba Bawah, Kabupaten Nabire, Kamis (04/10/18).Himbauan Kamtibmas tersebut sebagai ajang silaturahmi pihak Polsek Nabire Kota menjelang Pemilu 2019 di wilayah hukum Polsek Nabire Kota. Hadir dalam acara tersebut, Danramil Kota Nabire yang diwakili Babinsa Kampung Sanoba, Bhabinkamtibmas Kampung Sanoba, Kepala Kampung Sanoba Bawah Benny Hilapok, Ketua-ketua RT/RW Sanoba, Bamuskam, tokoh masyarakat dan tokoh agama.Kapolsek Nabire Kota Kompol Yohanis mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kampung Sanoba yang telah melaksanakan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua tahun 2018, yang dapat dikatakan telah berjalan dengan aman dan tertib, tidak ada permasalahan menonjol terjadi Kampung Sanoba.Situasi wilayah hukum Polsek Nabire Kota membawahi dua distrik, yaitu Distrik Nabire dan Distrik Teluk Kimi. Menjelang Pemilu Presiden dan Legislatif kerawanan Kamtibmas tentunya sangat tinggi, dimana jumlah DPT Kabupaten Nabire berjumlah per 1 Oktober sebanyak 172.522 pemilih, Kampung sanoba masuk dalam Dapil II dengan jumlah pemilih kurang lebih 3.529 pemilih, kata Kapolsek.Dengan jumlah TPS sementara, sebanyak 10 TPS berdasarkan jumlah RT, jumlah Caleg DPRD Kabupaten Nabire peserta Pemilu 2019 sebanyak 399 Caleg. Sehingga prediksi angka kerawanan sangat tinggi, misalnya kepentingan pribadi Caleg, kepentingan Caleg untuk meraup 4% untuk melolosakan partainya, tambah Kapolsek Nabire Kota.Untuk itu, kepala kampung, Bamuskan, RT/RW, tokoh masyarakat, tokoh agama dapat memberikan suasana yang aman dan nyaman bagi masyarakat, mengingat tahun politik sangat rentan dengan kenyamanan, keamanan dan ketertiban masyarakat.Kapolsek Yohanis mengharapkan, jangan sampai pemilihan presiden dan pemilihan legislatif di Kampung Sanoba menimbulkan ketidakharmonisan antara RT dengan RT, tetangga dengan tetangga maupun dalam rumah tangga akibat dari perbedaan dalam mendukung Caleg dan presiden maupun partai.Jangan terpengaruh dengan berita-berita Hoax, cermati betul berita tersebut. Memberikan harapan dukungan tokoh agama dalam memberikan siraman rohani kepada masyarakat dan memberikan harapan dukungan aparat kampung untuk tetap menjaga Kamtibmas di Sanoba, tutupnya. (wan)