NABIRE - Masyarakat Kampung Masipawa diharapkan tidak hanya bisa menerima listrik desa PLTS. Tetapi juga diminta untuk menjaga dan merawat listrik yang ada. Lampu PLTS yang sudah diberikan harus dijaga dan dirawat dengan baik.

“Kita harus sadar sekian puluh tahun hidup masyarakat hanya dengan pelita, petromax dan genset. Tetapi saat ini telah hadir PLTS yang dibangun oleh pemerintah lewat PT. PLN UP3 Nabire,” kata Kapolsek Napan, Ipda MC. Robert, saat menyampaikan sambutannya pada launching penyalaan listrik desa PLTS di Kampung Masipawa, Selasa (21/11/23).

Kapolsek mengingatkan, apa yang diberikan pada hari ini tidak mungkin akan diberikan lagi dan kepada para pemilik tanah atau lokasi yang digunakan untuk pembangunan PLTS. “Jangan kita serahkan hari ini, tetapi nanti di kemudian hari anak dan cucu kita kembali minta ganti rugi,” tambahnya.

Kapolsek juga mengingatkan, jika persoalan tanah yang belum dibicarakan harus diselesaikan baik–baik, agar kedepan tidak bemasalah lagi. Sebagai masyarakat harus sadar dan ingat pembangunan PLTS ini untuk kepentingan bersama.

“Kepada seluruh lapisan masyarakat Kampung Masipawa harus ingant jangan cuma hari ini kita menyatakan terima. Karena semua ingin mendapatkan pelayanan listrik, tetapi nanti di kemudian hari terkait tanah, kita juga yang kembali gugat PT. PLN dan meminta pembayaran ganti rugi dan sebagainya. Tanpa ingat bahwa listrik ini hadir untuk kepentingan umum,” ujarnya. (des)