Kasus Campak Meningkat Namun Kenaikan Tak Sehebat Beberapa Bulan Lalu
NABIRE - Kasus penyakit menular campak hingga saat ini jumlah pasienya terus meningkat. Namun kenaikan jumlah pasien campak yang baru tidak sehebat beberapa bulan lalu.

NABIRE - Kasus penyakit menular campak hingga saat ini jumlah pasienya terus meningkat. Namun kenaikan jumlah pasien campak yang baru tidak sehebat beberapa bulan lalu.
Hingga saat ini terdata jumlah pasien kasus penyakit menular campak untuk keseluruhan di wilayah Provinsi Papua Tengah hanya berjumlah 820 orang pasien. Dengan jumlah pasie perhari hanya berkisar puluhan orang.
“Pada beberapa bulan lalu kasus penyakit campak bisa mencapai ratusan orang dalam satu hari. Tetapi untuk saat ini kasus baru penyakit menular campak hanya tercatat puluhan orang perhari jumlah pasiennya yang terdata,“ kata Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB Provinsi Papua Tengah, Dr. Drg. Yohanes Tebai, MH.Kes kepada Papuapos Nabire, Rabu (29/3/23).
Ditambahkan, dengan adanya kasus penyakit campak pihaknya tidak tinggal diam. Dengan kurannya jumlah pasien baru penyakit campak, karena pihaknya sudah melakukan penanganan seperti pemberian obat Outbreak Response Immunization (ORI) difteri jenis imunisasi MR dan imunisasi dasar lengkap serta dilakukan pemberian vitamin A dan pemberian makanan tambahan.
Dan hingga saat ini jumlah kasus penyakit menular terus dicatat oleh masing-masing Dinas Kesehatan Kabupaten yang ada di wilayah Provinsi Papua Tengah. Dan hasilnya pun dilaporkan secara berjenjang ke Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah maupun kepada Kementerian Kesehatan RI.
Untuk itu diharapkan kepada masyarakat yang ada di 8 kabupaten wilayah Provinsi Papua Tengah untuk tidak merasa takut atau kuatir. Tetapi diharapkan selalu menjaga dan menggunakan Protokol Kesehatan (Prokes) saat keluar rumah atau sedang beraktifitas di mana kita berada atau bekerja. (des)
Bagikan artikel ini



