NABIRE - Kasus Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas), yang terjadi di Jalan Trans Wadia yang menyebabkan satu korban meninggal dunia yang hingga kini belum terungkap sebab musabab dan kejadiannya, menjadi atensi (perhatian) pimpinan Kepolisian Resor Nabire. Pasalnya, kasus tabrak lagi di Jalan Poros Nabire – Paniai, Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire itu masih dalam penyelidikan pihak Polres Nabire melalui Satuan Lantas serta tidak adanya saksi maupun barang bukti yang bisa dikembangkan lebih lanjut. Meskipun demikian, pihak Polres Nabire tidak tinggal diam. Selain telah bertemu dan memberikan bantuan kasih yang diserahkan langsung Kapolres Nabire AKBP Sonny M. Nugroho Tampubolon, S.IK, dalam kasus ini Satlantas telah membentuk tim guna mengungkap kejadian sebenarnya. Mewakili Kapolres Nabire, Kasat Lantas Iptu Suhardi Syahailatua, S.Sos, kepada awak media ini kemarin menerangkan, beberapa upaya telah dilakukan pihak Polres Nabire, salah satunya telah bertemu dengan pihak keluarga korban dan memberikan bantuan untuk acara duka dan pemakaman korban. Yang mana, dengan harapan lanjut Kasat Lantas Polres Nabire ini, masyarakat tidak melakukan aksi atau gerakan tambahan selama dilaksanakan penyidikan. “Kami sangat berharap kepada pihak keluarga korban untuk dapat membantu dalam pengungkapan kasus tersebut,” harapnya. Diakhir komentarnya, Kasat Suhardi Syahailatua menekankan, pada prinsipnya Satuan Lalu Lintas Polres Nabire akan berupaya semaksimal mungkin untuk mengungkap kasus Laka tabrak lari itu, walaupun hingga kini dapat dikatakan masih kabur lantaran tidak ada saksi ataupun barang bukti di tempat kejadian. (wan)