NABIRE - Keamanan hingga ketertiban masyarakat, khususnya di Kabupaten Nabire Provinsi Papua Tengah, jelang pelaksanaan pesta demokrasi Pemilukada pada November 2024 mendatang merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya aparat keamanan TNI/Polri dalam hal ini Polres Nabire.


Hal ini seperti terkemuka pada kegiatan syukuran dan doa bersama lintas agama dalam rangka Pemilu dan Pilkada di Kabupaten Nabire tahun 2024, bertempat di Aula Wicaksana Laghawa Polres Nabire, Senin (22/04/2024) pagi.


Selain dihadiri langsung Kapolres Nabire AKBP Wahyudi Satriyo Bintoro, beserta jajarannya, Sekda Nabire Pieter Erari, Danlanal Nabire, Letkol Laut (P) Pius Herdasa Krisna Murti, Kepala Kejaksaan Negeri Nabire Yedivia Rum, Wakil Ketua II DPRD Nabire Moh Iskandar, Kasat Pol PP Setda Nabire Kompol Burhanuddin P, Pasiter Kodim 1705/Nabire Kapten Inf Yusuf Rumi, Danpom Nabire Kapten CPM Siswanto, Wadanyon C Pelopor Nabire AKP Yerianto Somalinggi, Ketua KPU Sarlota Nelcy M. Wartanoy, Ketua Bawaslu Nabire Mario Gian Kapisa, pihak FKUB Nabire.


Bupati Nabire diwakili Sekda Pieter Erari, pada kesempatan itu mengucapkan terimakasih kepada FKUB yang telah membawa doa dalam agenda Pilkada di Kabupaten Nabire yang dilaksanakan nanti pada bulan November 2024.


Menyimak pesta demokrasi yang telah kita lalui di Kabupaten Nabire sebagai kabupaten induk di Provinsi Papua Tengah pada pemilihan presiden dan legislatif sebagai pedoman dalam penyelenggara KPU dan Bawaslu.


"Penyelenggaraan menjadi tanggung jawab kita bersama baik pemerintah daerah, KPU, Bawaslu dan pihak keamanan sehingga semua dapat terlaksana dengan aman dan sukses," ucap Pieter Erari.


Kapolres Nabire AKBP Wahyudi S. Bintoro mengatakan, kita patut mengucap syukur karena serangkaian Pemilu kemarin dapat berjalan dengan aman dan kondusif, walaupun ada beberapa permasalahan namun dapat diselesaikan sehingga Kamtibmas tetap aman terkendali dan kondusif.


"Kedepan kita akan menghadapi pesta demokrasi Pilkada yang dimulai tanggal 5 Mei sampai pencoblosan tanggal 27 November dengan pemilihan bupati dan gubernur, sehingga harapan kita semua dapat berjalan dengan aman dan lancar," ujarnya.


Pada kesempatan ini juga Kapolres Nabire mengharapkan kepada para tokoh agama dan seluruh stakeholder terkait untuk dapat menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada masyarakat dan kerukunan beragama agar dapat menjaga keamanan secara umum di wilayah di Kabupaten Nabire.


"Kami juga mengimbau agar bijak dalam bersosial media, sehingga kita terhindar dari isu-isu provokasi dan berita hoax yang dapat memecah belah kerukunan beragama dan masyarakat, agar tetap terpeliharanya Sitkamtibmas yang aman dan konfusif," imbaunya.


Kepada semua pihak untuk dapat menjaga sinergitas baik dari pemerintah, TNI/Polri, forum kerukunan beragama dan tokoh-tokoh masyarakat lainnya dalam pelaksanaan kegiatan Pemilukada, sehingga dapat berjalan dengan aman, lancar dan kondusif di wilayah hukum Polres Nabire.


Setelah doa bersama lintas agama dan sambutan-sambutan dari Forkopimda dan stakeholder terkait, acara dilanjutkan dengan dialog Kamtibmas menjelang Pilkada tahun 2024 yang dipandu langsung salah satu perwakilan dari Polres Nabire.(wan)