NABIRE – Kecelakaan speedboat yang terjadi Rabu (1/3/23) sore sekira pukul 18.00 WIT di Kampung Samabusa, telah menelan korban jiwa. Seorang anak berusia sekitar 9 tahun yang merupakan salah satu penumpang speedboat, ditemukan telah meninggal dunia.

Informasi yang dihimpun media ini, angin dan ombak kencang sore kemarin diduga menjadi penyebab terjadinya kecelakaan speedboat. Menurut informasi, speedboat ditumpangi Pendeta R. Lawalata dan Ibu S. Reimas bersama tiga orang anak yang hendak kembali ke tempat tugas Pulau Mambor. 

Menurut informasi warga, kecelakaan yang terjadi di Samabusa tepatnya di belakang gereja katolik yang ditumpangi Pendeta R. Lawalata bersama keluarga itu, terbalik terkena badai. Anak korban kecelakaan sempat terpisah dengan keluarganya. 

Warga sekitar turut membantu melakukan pencarian terhadap anak yang sempat terpisah. Setelah dilakukan pencarian, warga berhasil menemukan anak tersebut. Jenasah anak korban kecelakaan laut ini sementara disemayamkan di kediaman Ketua Klasis GKI Nabire Timur. Sementara anak satunya lagi masih dalam pencarian Tim SAR yang dibantu warga sekitar. 

(Rob)