NABIRE - Pada tahun 2021 silam, Pemerintah Kabupaten Nabire melalui Dinas Pendidikan telah menganggarkan dana untuk pembangunan pagar SDN Inpres Karang Mulia (Karmul. Namun hingga saat ini pembangunan kelanjutan pagar SDN Inpres Karmul tidak juga selesai. Padahal jika pagar dibangun hingga selesai ikut membantu pihak sekolah dari sisi keamanan gedung.

Atas kondisi ini, kepala sekolah bersama dewan guru ikut mempertanyakan kelanjutan pembangunan pagar sekolah yang hingga saat ini belum juga ada tanda–tanda pembangunan berkelanjutan dari pihak kontraktor yang telah ditunjuk.

“Jika pagar itu dibangun hingga selesai, tentunya sangat membantu pihak sekolah. Sebab dengan belum adanya pembangunan pagar, kini terlihat dengan sangat jelas kondisi sekolah yang kaca jendelanya pecah–pecah maupun atap daun seng yang dilempari dengan benda keras yang sengaja dilakukan oleh oknum–oknum tidak bertanggung jawab,” kata Kepala Sekolah SDN Inpres Karmul, Abubakar, S.Pd-SD kepada Papuapos Nabire, Jumat (14/4/23).

Dikatakan, dengan tidak dilanjutkan pembangunan pagar SDN Inpres Karmul ini, dirinya menilai kontraktor yang ditunjuk untuk mengerjakan pembangunan pagar sekolah tidak sportif dalam menyelesaikan tanggung jawab pembangunan pagar sekolah. Pihaknya meminta agar kelanjutan pagar SD Karmul harus kembali diseriusi lagi oleh pemerintah kabupaten melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire. Karena pagar menjadi kebutuhan sekolah guna memberikan pengamanan dan perlindungan bagi gedung dan aset-aset sekolah. (des)