NABIRE - Kepolisian Daerah Papua dalam hal ini Polres Nabire berhasil mengungkap kasus kematian dokter spesialis paru Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nabire, almarhum dr. Mawartih Susanty, Sp.P, yang meninggal di rumah dinasnya Jumat, 10 Maret 2023 lalu.

Pengungkapan kasus kematian dokter ini setelah dilakukan penyelidikan mendalam dan mengikuti segala pemeriksaan medis selama kurang lebih 3 minggu, akhirnya berhasil ditemukan pelaku serta motif kematian korban.

Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K dalam konferensi persnya, Rabu (29/3/2023) menyebutkan, setelah bekerja sama dengan beberapa tim medis, diantaranya Rumah Sakit Bhayangkara Makassar dan Puslabfor Dokkes Makassar, ditemukan beberapa DNA yang cocok dengan salah satu saksi yang sebelumnya telah diperiksa.

“Salah satu saksi yang juga merupakan pelaku kasus tersebut, yakni pria berinisial KW seorang Cleaning Service di tempat kerja yang sama dengan korban. Dan pelaku telah mengakui perbuatannya,” ungkap Kapolda Papua.

Pelaku berhasil diungkap usai hasil autopsi maupun swab yang dilakukan oleh tim medis, dikembangkan kembali oleh Polres Nabire menggunakan Scientific Crime Investigation dan mencocokkan dengan DNA yang ditemukan dari korban dan pelaku.

“Saat ini pelaku telah diamankan aparat kepolisian dan diketahui dari keterangan pelaku bahwa motif pelaku melakukan penganiayaan tersebut lantaran sakit hati atas tindakan korban yang diduga memotong hasil upah insentif Covid milik pelaku pada tahun 2020,” terang Kapolda.

Ia menambahkan, barang bukti yang ditemukan saat proses penggeledahan yakni berupa handphone (Hp) milik korban merk Sony Xperia 10 plus warna hitam yang disimpan didalam bantal yang terbungkus plastik putih dan ditaruh di gudang kecil lantai 2 ruang Poli RSUD Nabire.

“Tidak hanya itu, ditemukan sebuah rok hitam bermotif bintik putih yang digunakan pelaku untuk menutup wajah saat melakukan penganiayaan terhadap korban yang kemudian disimpan didalam lemari kamar dibawah tumpukan baju,” ujarnya.

Irjen Pol. Mathius Fakhiri menyampaikan, pelaku saat ini tengah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh Penyidik Polres Nabire. Apakah perbuatan tersebut dilakukan pelaku seorang diri atau ada pelaku lainnya dan selanjutnya hasil akhir akan disampaikan kepada publik.(wan)