NABIRE - Betapa tidak, pemuda sebagai agen pembaharu dalam menggerakan arah pembangunan bangsa kini dan terutama pada masa mendatang sehingga, pemuda harus mengawal dan memantau semua arah kebijakan dan pelaksanaan pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah agar berjalan sesuai janji kampanye di mimbar politik.Mando Mote, Ketua Barisan Muda Damai Sejahtera (BMDS) kabupaten Deiyai-Papua merasa penting untuk pemuda memberikan kontrol sosial kepada pemerintah dalam rangka mengawal dan memantauh tingkat realisasi visi-misi, sterategi pembangunan dan program kerja para kepala daerah yang sempat  menawarkan kepada rakyat ketika berorasi di mimbar kampanye.Mando berpendapat, keberadaan pemuda sebagai agen pembaharu, maka sepatutnya  dan tidak salah jika pemuda berkotribusi kepada pemerintah daerah dalam mengawal semua proses pelaksanaan pembangunan daerah. Terutama sejauh mana janji itu dinyatakan oleh para kepala daerah. Pemuda dituntut tidak memikirkan diri sendiri dan kelompok. Pemuda harus mengawal dan menuntut janji-janji para kepala daerah, sebab selama ini masih banyak kepala daerah yang belum realisasikan, bahkan fiktif.,”tukas mando melalui pers realese yang dikirim kepada wartawan media ini, selasa (2/9) kemarin.Mando kuwatirkan, Jangan sampai kita diberdayai oleh para pemangku kepentingan terutama oleh para kepalah daerah untuk bersama-sama menjalankan tidandakan-tindakan yang menyimpan dari janji mereka dan  peran pemuda yang sesungguhnya. Sebab Mando menilai, cukup banyak janji kepada rakyat, konon kondisi rill menunjukan masih banyak yang belum dipertanggung jawabkan kepada rakat dan alam semesta. “Lain janji, lain dalam pelaksanaan disitu terjadi kelainan, lantas terkesan fiktif. Oleh karena itu tidak ada lagi nilai tawar dan waktunya Pemuda harus memainkan perenannya,”imbuhnya.“Saya, anda dan mereka adalah kita semua pemuda. Nasip arah bangsa ini ada dipundak kita semua, maka itu  kita harus mengawal janji para kepala daerah agar para kepala daerah membuktikan sesuai janji mereka,”ujar mando.“Tidak ada jalan lain, pemuda sebagai asset penerus tongkat estafet pembangunan wajib bersatu untuk bersama-sama mengawal janji-janji para kepala daerah agar dalam pengambilan kebijakan dan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai janji mereka,”imbunya. (eby)