NABIRE - Kepala Suku Simapitowa, Vabianus Tebai mengatakan pertandingan sepakbola antar pelajar pemuda dan mahasiswa internal Simapitowa yang direncanakan dihelat dalam waktu dekat di Nabire ditangguhkan. Usaha dana untuk bangun asrama pelajar mahasiswa Simapitowa di Jayapura melalui pertandingan sepak bola tahun ini ditangguhkan sambil menunggu perkembangan lanjutan dari konflik antar dua suku di Topo dan kondisi keamanan di Dogiyai. 

Kepala Suku Vabianus Tebal di Nabire, Senin (17/7) mengatakan sudah koordinasi dengan panitia pertandindan soal Penangguhan tersebut. Panitia pertandingan juga sudah setuju untuk menunda pelakanaan pertandingan sepak bola pelajar mahasiswa asal Simapitowa Rayon Suku Mee. 

Pertandingan sepak bola Simapitowa ini ditangguhkan karena sebagian peserta pertandingan akan datang dari Dogiyai se wilayah dataran Mapia - Piyaiye sementara kondisi keamanan di Dogiyai sendiri masih bermasalah. Tidak memungkinkan peserta dari dataran Mapia -Piyaiye ke Nabire dalam kondisi seperti beberapa waktu terakhir ini,  Sementara di Nabire konflik antar dua suku di Topo beberapa waktu lalu belum ada perdamaian antar dua suku yang bertikai. 

Dengan pertimbangan kondisi keamanan di Topo dan Nabire,  kata Vabianus pertandingan Sepak bola Simapitowa tahun ini ditangguhkan sampai kondisi keamanan di dua daerah ini aman kembali. 

Kepala Suku Vabianus mengatakan pertandingan sepak bola Simapitowa ini bukan baru mau dilaksanakan tahun ini tetapi sudah dilaksanakan sejak beberapa tahun lalu dan diadakan setiap tahun.  Pelajar mahasiswa Simapitowa mengadakan pertandingan sepak bola untuk mencari dana pembangunan asrama swadaya pelajar mahasiswa Simapitowa di Jayapura. Usaha mencari dana pembangunan asrama swadaya di Jayapura tahun ini di tangguhkan karena faktor keamanan di daerah. (ans)