NABIRE - Setelah menyukseskan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi 2.521 murid kelas VI SD/Mi di 79 sekolah yang berlangsung dari 20 hingga 30 April 2026 lalu, maka kini para kepala sekolah SD/Mi dan gugus diberikan tugas lagi untuk menyukseskan pelaksanaan Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ) bagi 2.942 anak di 121 sekolah peserta ujian akhir tahun pelajaran 2025/2026.

Hal ini langsung disampaikan Kepala Bidang (Kabid) SD/Mi Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Alberth Sipahelut, S.Pd, saat dihubungi Papuapos Nabire, Sabtu (2/5/26), via telepon genggamnya seraya menambahkan, dalam kegiatan TKA yang telah berlalu, dinas pendidikan diberikan tugas untuk melakukan monitoring, tetapi pada PSAJ menjadi tugas dan tanggung sekolah dan gugus.

Karena yang namanya ujian nasional maupun ujian sekolah telah ditiadakan oleh pemerintah pusat dan kini kegiatan PSAJ atau ujian akhir bagi murid kelas VI sudah dikembalikan ke masing-masing sekolah dan gugus untuk melaksanakan yang dimulai dari penyiapan atau penyusunan naskah soal pelaksanaan ujian hingga pengumuman hasil menjadi tanggung jawab sekolah dan gugus.

Untuk itu, selaku kepala bidang mengingatkan para kepala sekolah dan pimpinan gugus agar menyuksekan pelaksaan PSAJ akhir tahun pelajaran 2025/2026 dengan lancar aman dan sukses, dengan harapan nilai yang didapatkan oleh anak benar-benar dari hasil pekerjaan anak dan lulus dengan hasil terbaik.

“Sesungguhnya di Kabupaten Nabire ada 128 sekolah SD/Mi, namun ada 7 sekolah yang belum ada murid kelas VI, sehingga untuk akhir tahun pelajaran 2025/2026 ini hanya ada 121 sekolah SD/Mi yang menjadi peserta PSAJ dengan jumlah murid kelas kahir atau kelas VI sebanyak 2.942 murid,” terangnya.

Sehingga pelaksanaan PSAJ bagi 121 SD/Mi telah dijadwalkan akan berlangsung dari 4 hingga 7 Mei 2026 dengan harapan pihak sekolah dan gugus harus berkolaborasi guna menyukseskan ujian akhir. Sebab ujian merupakan evaluasi akhir dari satu jenjang ke jenjang pendidikan berikutnya.(des)