Kinerja Perangkat Daerah, Fokus Pengentasan Kemiskinan
NABIRE – Forum penyusunan rencana kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, memfokuskan kepada kegiatan dalam upaya pengentasan atau penurunan angka kemiskinan.

NABIRE – Forum penyusunan rencana kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, memfokuskan kepada kegiatan dalam upaya pengentasan atau penurunan angka kemiskinan.
Kegiatan digelar di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Selasa (05/03/2024) pukul 10.00 WIT itu, dihadiri beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna menyusun rencana kerja. Dan kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, mulai 5 Maret hingga 6 Maret 2024 besok.
Kepala Bappeda Nabire, Mukayat dalam kesempatan itu mengatakan, penyusunan RKPD tahun 2025 tahapannya harus sudah dimulai dari sekarang. Rencana kerja untuk 2025, dan rencana kerja, pemerintah daerah dalam hal ini Bappeda mengumpulkan data dari kampung, distrik dan daerah lainnya, agar pengentasan kemiskinan lebih cepat segera tertangani, hal ini sesuai Permendagri
Lanjutnya, dalam pelaksanaan kegiatan selama ini kurangi pendampingan dan sosialisasi. "Kalau bisa lebih disederhanakan, agar mengurangi pengeluaran biaya berlebih dalam kegiatan sosialisasi, dan pertemuan yang kadang menghambat kinerja dalam bantuan. Alangkah lebih baik langsung turun ke sasaran," ujarnya.
Mukayat menambahkan, dalam mengentaskan kemiskinan, pengelolaan pergerakan ekonomi seperti hasil laut maupun dari luar akan memberikan hasil dengan baik, karena menyesuaikan hasil dari pendapatan serta memperbaiki perekonomian yang ada disetiap tempat harus benar-benar terwujud.
Pengentasan kemiskinan ini lebih baik lagi kalau di tahun ini menurun berkisar 10%. Dan akan menjadi indikator, urainya bahwa Nabire akan bisa keluar dari daerah tertinggal.
Nabire ini banyak hal yang positif, walaupun mengalami indikator kemiskinan ini belum secara signifikan. Jadi perencanaan tahun 2025 harapnya, semua OPD saling berkaloborasi dan menyesuaikan bagaimana semua kegiatan dan program itu bersentuhan dengan kemiskinan dan cepat menyentuh kepada masyarakat.
Segenap peserta yang hadir harus aktif, tambah Mukayat, akan lakukan perencanaan membuat pasar laut. Agar perputaran ekonomi di daerah pesisir berjalan dengan lancar dan terarah.
"Pasar laut ini akan segera dilaksanakan dan ini tugas pemerintah daerah untuk merealisasikan, dengan harapan adanya pasar laut, maka perekonomian antar pedagang dan pengusaha, terjadi akses jual beli dan bisa dibawa ke kota. Hal ini menjadi perputaran ekonomi yang sangat baik," pungkasnya.
Sementara itu, Isaias Zonggonau, S.Pd,M.Si, Asisten Bidang Pembangunan Setda Nabire mewakili Bupati mengatakan, mendukung program kesehatan, pendidikan dan program yang mampu mendorong pembangunan.
Untuk mengentaskan angka kemiskinan, katanya, ini menjadi program utama. Prioritas daerah proses perencanaan ini menjadi instrumen penting, sebagai forum sinkronisasi dan koordinasi perencanaan pembangunan di tingkat daerah, provinsi dan juga pusat.(feb)
Bagikan artikel ini



