Lampu dan Salib Paskah Dinilai
NABIRE - Jemaat GKI Imanuel Kota Lama menyonsong hari paskah tahun 2023, membuat tim penilaian taman dan lampu salib di setiap KSP dan rayon di lingkungannya.

NABIRE - Jemaat GKI Imanuel Kota Lama menyonsong hari paskah tahun 2023, membuat tim penilaian taman dan lampu salib di setiap KSP dan rayon di lingkungannya.
Salah satunya KSP Listra Rayon 1. Pada Sabtu (01/04/23), salah seorang persekutuan kaum bapak (PKB), Ishak R. dari KSP Listra Rayon 1, mengatakan, di tahun 2023 ini sangat luar biasa. Dirinya sangat bangga dengan semua yang telah dilakukan oleh Tuhan Yesus. Sebab tanpa Tuhan Yesus mengorbankan dirinya untuk disalib dan menebus dosa, kita tidak akan hidup senang dan bahagia sampi di tahun 2023 ini.
“Terimakasih kepada Ketua Jemaat Imanuel Kota Lama yang sudah membuat kegiatan ini untuk kami KSP dan rayon yang berada di wilayah Jemaat GKI Imanuel Kota Lama bisa tetap satu hati dan kompak dalam melayani,” ujarnya.
Dijelaskan Ibu Basik, ketiga salib yang dinilai dalam lomba kepada tim penilai bahwa salib ini adalah salib Kristus yang memikul beban-beban berat dari dunia ini. Kata dia, pihaknya sengaja tidak memakai bukit, karena bukit itu sebenarnya bukit yang penuh dengan dosa yang dipikul oleh manusia di dunia ini.
“Kami KSP Listra katakan bahwa dosa itu sudah tidak ada, jadi tidak boleh lagi kita memakai Bukit Golgota. Karena Bukit Golgota sudah diinjak Tuhan kita Yesus Kristus dan dosa kita sudah dihapus oleh Tuhan Yesus Kristus. Dan kedua orang yang disalib bersama Yesus itu adalah penjahat. Dan yang satu sebelah kiri katakan kepada Yesus, Tuhan jika engkau sampai di sana ingatlah aku dan yang bagian sebelah kanan juga katakan kepada Yesus jikalah engkau anak Allah turukan dirimu dan selamatkan kita semua. Dan Tuhan Yesus menjawab kepada kedua orang yang disalibkan bersama Tuhan Yesus di Bukit Golgota, saat ini engkau bersama-sama dengan aku di kerajaan sorga," kisanya. (rob)
Bagikan artikel ini



