Laskar Muda BSH Angkat Sampah Jalur Hijau
NABIRE – Laskar Muda dari Barisan Semut Hitam (BSH) menunjukkan kepada public di kota Nabire bahwa mereka tidak sekedar bergabung di m
Bagikan
NABIRE – Laskar Muda dari Barisan Semut Hitam (BSH) menunjukkan kepada public di kota Nabire bahwa mereka tidak sekedar bergabung di media social tetapi bisa berbuat sesuatu yang terbaik di daerah ini. Hal itu terlihat melalui aksi kelompok remaja usia pelajar SMP dan SMA/SMK lahir besar Nabire membersihkan sampah di jalur hijau, sepanjang jalan RE Marthadinata, Selasa (24/7) sore. Group WhatsApp (WA) Laskar Muda BSH melakukan aksi nyata dengan mengangkat sampah yang berserakan di jalur hijau, mulai dari depan SMA Negeri 1 hingga jembatan kembar Malompo. Laskar Muda, anak-anak pelajar SMP dan SMA/SMK lahir besar Nabire yang dikoordinir Amos Mundatikupasang membersihkan jalur hijau stelah pulang dari sekolah, mulai pukul 15.00 (jam 3 sore). Laskar Muda BSH memperkenalkan group media social lewat aksi nyata, membantu pemerintah daerah untuk membersihkan sampah di dalam kota khususnya sampah di jalur hijau.Lewat aksi tersebut, anak-anak muda khususnya pelajar SMP dan SMA/SMK yang tergabung di dalam group WA Laskar Muda yang beranggotakan 182 orang ini menunjukkan kepada masyarakat dan pemerintah di daerah ini bahwa mereka juga peduli dengan pembangunan dan masalah sampah di kota Nabire.Sampah yang berhasil dikumpulkan Laskar Muda sepanjang jalan RE Marthadinata dari jam 3 hingga 5 sore, mencapai 2 truk penuh. Sampah tersebut langsung diangkut ke tempat pembuangan sampah oleh Kopena. Sedangkan truk disumbangkan oleh Kepala Suku Wate, Aleks Raiki.Laskar Muda BSH membersihkan sampah sepanjang jalur hijau sore kemarin bergabung bersama dengan URC KOPENA dan BMA Suku Wate. URC Kopena dan BMA Suku Wate membersihkan sampah di jalur hijau mulai dari jembatan kembar Malompo hingga Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nabire.Menurut coordinator Laskar Muda, Amos Mundatikupang, mereka ikut ambil bagian dalam kegiatan KOPENA membersihkan sampah di jalur hijau karena prihatin dengan menumpuknya sampah di depan sekolah, karena hal ini memberi contoh yang tidak kepada pelajar. Oleh karena itu, sekitar 20 laskar muda ikutserta di dalam membersihkan sampah di jalur hijau dengan harapan memberikan teladan kepada pelajar lain agar peduli dengan menjaga kebersihan kota Nabire.Pelopor berdirinya grup BSH, Udin Mardin yang ikut serta di dalam aksi tersebut menyampaikan salut dn rasa bangga kepada Komunitas Amoye juga KOPENA yang terus konsisten dan peduli terhadap masalah kebersihan kota Nabire khususnya masalah sampah.Sebagai anak yang lahir besar Nabire, Udin Mardin mengharapkan ke depan anak-anak muda yang tergabung di dalam komunitas-komunitas agar terus memberikan kontribusi membangun Nabire yang kita cintai bersama.Bentot Yatipai dari Komunitas Amoye yang juga KOPENA berharap ke depan lebih banyak anak-anak muda Nabire yang peduli dengan masalah pembangunan di Nabire. Karena, Nabire ini tidak bisa dibangun oleh satu kelompok. Oleh karena itu, Komunitas Amoye dan KOPENA akan terus memberi teladan, ikut membersihkan sampah di dalam kota Nabire demi kemajuan bersama di kota ini. (ans)
Bagikan artikel ini



