NABIRE - Bertempat di Hotel JDF Nabire, Selasa (20/6/23) atas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah melalui Kepala Bidang Pendidikan Khusus dan Akademi Komunitas, Piet Nawipa, S.Pd menutup lomba Olimpiade Sains (OSN) tingkat Provinsi Papua Tengah.

Pada Senin (19/6/23) telah dilaksanakan lomba Olimpiade Sains bidang studi IPA yang diikuti 5 pelajar tingkat SD.  Pada hari kedua tanggal 20 Juni juga dilaksanakan lomba Olimpiade Sains bidang studi Matematika yang diikuti 5 peserta.

Dalam sambutan penutupan, Piet Nawipa, S.Pd mengatakan, patut kita banggakan bahwa kegiatan lomba Olimpiade Sains yang berlangsung selama dua hari ini telah berhasil berjalan dengan aman dan lancar.

“Dan apabila kita didorong oleh semua SD yang ada di wilayah Provinsi Papua Tengah bersama 10 murid yang selama dua hari mengikuti lomba Olimpiade sains ini, maka tahun depan kita pasti akan laksanakan dengan melibatkan semua SD yang ada di 8 kabupaten di wilayah Provinsi Papua Tengah,” ujarnya.

Dirinya selaku kepala bidang mengharapkan kepada para peserta agar tetap bersemangat dan terus rajin belajar. Karena ke-10 murid yang mengikuti lomba Olimpiade Sains IPA dan Matematika merupakan anak-anak yang sangat luar biasa yang dapat mewakili seluruh SD yang ada di 8 kabupaten dan menjadi duta–duta perwakilan Provinsi Papua Tengah merebut tiket ke tingkat nasional.

“Walaupun pada hari ini kita semua belum mendengarkan hasil lomba Olimpiade Sains, tetapi selaku kepala bidang mau mengajak anak-anak serta para guru pendamping bahwa sebagai orang–orang beriman kita harus percaya  bahwa dari 10 murid yang mengikuti lomba ini pasti ada yang lolos ke tingkat nasional mewakilih Provinsi Papua Tengah,” ujar Piet Nawipa.

Melalui momentum yang berbahagia ini, kirannya memberikan pelajaran dan semangat untuk terus menjalin hubungan kerja sama yang baik antar dinas dan para guru. Karena sesuai tema lomba Olimpiade Sains IPA dan Matematika tahun 2023 ini, ”Membangun generasi berkarakter, berkualitas dan kompetitif.” (des)