Macet ? Pabrik Pakan Ternak di Bumi Raya
NABIRE – Terkesan macetkah, Pabrik Pakan Ternak di Kampung Bumi Mualia, Distrik Nabire Barat. Pabrik makanan ternak khususnya ternak babi bakal menjadi kebanggaan Kabupaten Nabire, karena mampu memproduksi pakan ternak sendiri di Nabire tetapi selama beberapa bulan terakhir ini tidak ada kelanjutan.

NABIRE – Terkesan macetkah, Pabrik Pakan Ternak di Kampung Bumi Mualia, Distrik Nabire Barat. Pabrik makanan ternak khususnya ternak babi bakal menjadi kebanggaan Kabupaten Nabire, karena mampu memproduksi pakan ternak sendiri di Nabire tetapi selama beberapa bulan terakhir ini tidak ada kelanjutan.
Menurut pantauan media, Selasa (19/7) siang, pagar pintu masuk pabrik tertutup rapat, digembok. Jalan di dalam kompleks sudah ditutupi dengan rerumputan. Belum lagi di sekitar gedung, rumput sudah tinggi. Terkesan kompleks pabrik pakan tersebut dibiarkan selama beberapa bulan.
Warga sekitar pabrik pakan tersebut mengungkap, selama ini tidak ada kegiatan di dalam kompleks pabrik. Selama beberapa bulan ini, tidak ada petugas yang datang ke pabrik sehingga kelihatan kosong seperti ini.
BM mengatakan, memang selama ini tidak ada kegiatan di sini (pabrik pakan, red). Pernah uji coba produksi pakan tetapi sejak saat itu, tidak ada lagi kegiatan di pabrik.
“Kami juga tidak tahu kenapa. Pernah ada uji coba produksi pakan tetapi setelah itu tidak ada kegiatan lagi,” ungkapnya.
Pabrik pakan tersebut dirintis mantan Kepala Dinas Perindutrian Kabupaten Nabire, Yance Ijie untuk menjawab kebutuhan pakan ternak babi bagi peternak di daerah ini. Dari pabrik pakan di Bumi Raya pula, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak babi di Kabupaten Nabire tetapi juga kebutuhan pakan bagi peternak di beberapa kabupaten tetangga.
Saat Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nabire, beberapa waktu lalu, meninjau pabrik pakan tersebut, Yance Ijie menjelaskan, pabrik ini diproyeksikan untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak khususnya babi bagi peternak di daerah ini dan beberapa kabupaten tetangga.
Saat itu, Ijie mengatakan Pabrk Pakan di Bumi Raya lebih fokus untuk pakan ternak babi karena peternak karena minat beternak babi di daerah ini cukup tinggi sehingga optimis akan memenuhi kebutuhan peternak babi di daerah ini. Karena, dengan hadirnya pabrik pakan lebih dekat ke tengah masyarakat, akan mengurangi biaya pakan ternak babi yang dikeluarkan selama menggantungkan pakan dari luar.
Pabrik Pakan di Bumi Raya tidak dibiayai dengan dana pribadi seorang Kepala Dinas Perindustrian saat itu. Tetapi pabrik pakan tersebut dibangun dengan dana pemerintah. Oleh sebab itu, setidaknya pemerintah tidak menelantarkan pabrik yang dipersiapkan dengan dana yang cukup besar untuk kepentingan masyarakat di daerah ini.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten Nabire, Yohanes Aris Pakombong saat ditanya kelanjutan pabrik pakan di Bumi Raya, pekan ke tiga Mei lalu mengatakan akan melanjutkannya akhir Juni atau awal Juli 2022.
Namun, ketika media ini memantau aktifitas di lokasi pabrik pakan terbak di Bumi Raya, Selasa (19/7) siang, belum ada tanda-tanda aktifitas, pintu tertutup rapat dan halaman penuh dengan rerumputan. (ans)
Bagikan artikel ini



