MR Tanyakan SK Penempatannya Setelah Turun Jabatan
NABIRE - Mantan Kepala Dinas Perumahan Kabupaten Nabire, MR, yang sudah setahun lebih belum mendapatkan SK penempatannya setelah turun jabatan, kini dirinya mempertanyakan statusnya.

NABIRE - Mantan Kepala Dinas Perumahan Kabupaten Nabire, MR, yang sudah setahun lebih belum mendapatkan SK penempatannya setelah turun jabatan, kini dirinya mempertanyakan statusnya.
MR adalah salah seorang guru esalon dua yang sempat memimpin beberapa tahun di dinas perumahan sebagai kepala dinas. Hanya saja pergantian pejabat baru, dirinya merasa bingung karena sekarang statusnya tidak jelas. Kata MR, dirinya merasa bersalah karena tidak ada tempat tugasnya tapi menerima gaji tiap bulan. Oleh sebab itu, kata dia, sebagai warga negara Indonesia yang statusnya sebagai ASN ia mempertanyakan tempat tugasnya. Karena menurut dia belum mempunyai SK penempatan.
MR berpesan bahwa melayani masyarakat itu amanah dari Tuhan dan pemerintah.
“Saya tidak ada hubungan sama sekali asal dari orang kecil dari tanah timur di saya datang ke Papua ketika dikasih tanggung jawab saya menghormati tanggung jawab itu. Jadi saya sampaikan saya tidak ada hubungan sekali sama masalah politik apalagi saya ini anggota dewan paroki dari Katolik,” ujarnya.
MR berharap pemerintah daerah provinsi maupun kabupaten agar statusnya untuk status SK penempatannya dari esalon 2 agar dibantu. Karena setahun lebih dirinya tidak mempunyai tempat kerja. (ist)
Bagikan artikel ini



