DOGIYAI – Semakin dekatnya bulan Desember, atau tanggal 25 Desember tahun 2017 sebagai Hari Kelahiran Tuhan Yesus yang semakin dekat, Dewan Adat Kabupaten Dogiyai mengingatkan kepada pengelola, bandar permainan geme dan Togel (judi) untuk menutup kegiatan berkaitan dengan semakin dekatnnya Natal. Selain itu, Dewan Adat Dogiyai meminta untuk warga tidak terlibat dalam kegiatan perjudian tersebut dan warga juga diminta fokus pada pengakuan tobat, tanggalkan nafsu game/togel dan judi di Kabupaten Dogiyai. Demikian  dikatakan Wakil Ketua II Dewan Adat Dogiyai, Yulianus Agapa dalam siaran persnya yang diterima redaksi tadi malam.  Pihak–pihak yang mengerahkan kegiatan atau permainan tersebut, segera menghentikannya di Kabupaten Dogiyai, mengingat bulan Desember merupakan bulan suci bagi umat Nasrani dan dengan harapan nantinya kegiatan tersebut jangan sampai masyarakat menjadi resah.  Menurut dia, lingkungan keluarga mesti aman dalam bulan tersebut. Kegiatan Togel dan judi lainnya berkaitan dengan kriminal harus dihentikan pada bulan tersebut. Ketika masih ada atau berjalan kegiatan tersebut, maka Dewan Adat Dogiyai akan tindak keras.  Kondisi yang aman dalam bulan tersebut dewan adat minta kegiatan yang bernuasa judi dan siapapun bandarnya jangan dimunculkan kembali. Kegiatan seperti itu sudah diingatkan dan ada aturannya, maka pelaku bandar dan warga diingatkan untuk menjadi perhatian bersama. “Kegiatan seperti itu sudah tidak diijinkan di Kabupaten Dogiyai,” jelas Julianus mengingatkan.(don)