NABIRE - Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Papua Tengah, Nenu Tabuni, S.Sos, berharap Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecammatan (TKSK) akan menjadi garda terdepan di masyarakat dalam rangka kesejahteraan masyarakat. Agar komunikasi masyarakat dan dinas terkait lebih baik efektif ke depan.

Hal ini disampaikan Nenu Tabuni saat pembukaan Bimtek Peningkatan Kemampuan, Potensi Pekerja Sosial Masyarakat yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Papua Tengah, Rabu (6/7/23) di Hotel JDF Nabire.

Dikatakan, Bimtek ini merupakan kegiatan pertama setelah pihaknya menerima DPA. Bimtek peningkatakan kemampuan terhadap masyarakat karena TKSK dan PKH ini adalah ujung tombak. Sehingga tingkat komunikasi ini akan berjalan efektif, karena kita sudah merekrut 50 orang lebih.

“Dengan adanya Bimtek ini kita memberikan pengetahuan dan ilmu yang baru kepada tenaga–tenaga TKSK dan PKH. Agar mereka juga menndapatkan skil dan mereka bisa menjadi tenaga pendamping di daerah atau di kecamatan sampai di kampung–kampung yang berada di delapan kabupaten di wilayah Provinsi Papua Tengah,” ujarnya. 

Pantauan media ini, Bimtek dihadiri sejumlah perwakilan peserta dari delapan kabupaten yang berada di wilayah Provinsi Papua Tengah. Diantaranya perwakilan dari Kabupaten Nabire, Dogiyai, Deiyai, Paniai, Intan Jaya, Mimika, Puncak Jaya, Puncak. (rob)