NABIRE – Sempat terjadi aksi masyarakat yang mengajukan proposal dan ada sedikit keributan di seputar Kantor Gubernur Papua Tengah yang diterima Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kadinsos PPPA), Nenu Tabuni, S.Sos dan Karo Umum Setda Papua Tengah.

Kadinsos PPPA Papua Tengah, Nenu Tabuni, S.Sos, mengatakan, sebaiknya jangan sampai kita tergantung pada budaya proposal. Tetapi sebagai masyarakat kita harus bangkit dengan semangat dan memanfaatkan potensi SDA yang ada guna menjawab kebutuhan hidup.

Kata dia, bantuan yang diberikan melalui proposal yang diajukan masyarakat, sesungguhnya pemerintah ingin membantu untuk meringankan beban rumah tangga. Jika pemerintah sudah membantu masyarakat melalui proposal diharapkan uang bantuan bukan untuk beli Togel dan Miras.

“Dalam rangka ini pemerintah tidak menolak permohonan atau proposal masyarakat, tetapi semunya akan disortir dulu dan diarahkan ke dinas atau OPD terkait,” kata Nenu Tabuni, kepada Papuapos Nabire, akhir pekan lalu.

Terkait masyarakat yang datang membawa proposal ke kantor gubernur, kata dia, setiap proposal boleh diantar. Tetapi tidak harus tunggu sampai mau bertemu Penjabat Gubernur. Selain itu, jangan dengan adanya proposal kita buat keributan. Tetapi antar dan serahkan melalui staf yang ada di Kantor Gubernur Papua Tengah.

Karena tugas Penjabat Gubernur sangat berat dan padat. Pada awal, Penjabat Gubernur telah membentuk dan melantik kelengkapan OPD. Menyiapkan dan fasilitasi pemerintahan dan sedang mengupayakan pengangkatan kurisi anggota MRP kursi Otsus serta siap mensuksesi Pemilu Serempak tahun 2024.

Sebab, kata dia,  Penjabat Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, S.Sos, MM ingin mengangkat Orang Asli Papua (OAP) agar kelak menjadi tuan di negeri sendiri melalui proposal sebagai bantuan usaha bagi seluruh masyarakat OAP yang ada di 8 kabupaten wilayah Papua Tengah.

“Dan perlu diketahui kita semua bahwa Ibu Gubernur Ribka Haluk tentunya mempunyai niat baik dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan publik, karena ibu punya visi untuk membangun daerah ini dengan semangat yang tinggi,” ujarnya.(des)