DOGIYAI - Orang Muda Katolik (OMK) sedekenat Kamuu Mapia di Dogiyai menggelar acara Kemping Rohani (Kemroh). Acara tersebut digelar di Paroki Santo Yohanes Pemandi, Ugaapuga selama empat hari, Rabu  - Minggu (15-19/11) lalu. Kemroh tersebut digelar dibawah sorotan tema ‘OMK sebagai Tungku Api Kehidupan’ dan sub tema ‘Dengan adanya Kegiatan Kemping Rohani, OMK mampu menjaga, melindungi, mengelolah, serta menghasilkan Dusun sebagai Warisan Tungku Kehidupan’. Ketua Panitia Kemroh VII, Maria Goo mengatakan OMK menyadari dan mampu mempertahankan OMK itu sendiri sebagai tungku kehidupan di tengah perkembangan teknologi dan arus digital. Tujuan lainnya juga, kata Goo, membina iman bagi generasi muda katolik agar mereka tetap mampu bertahan dalam segala situasi dalam rangka menuju gereja mandiri. Selian itu, juga agar terjalin persahabatan dan persaudaraan antar OMK dari masing-masing paroki dan saling memberikan pengetahuan antara pribadi. Kemroh ini juga mensosialisasikan gerakan tungku api agar OMK mengenal jati diri sendiri, mengenal keluarga dan mengenal lingkungan sekitarnya terlebih mengenal ajaran gereja katolik itu dan mampu melaksanakan kehidupan diri sendiri, keluarga dan gereja. Maria Goo menjelaskan, selama kegiatan berlangsung, peserta sudah dibekali dengan beberapa materi, diantarnya ‘OMK dalam konsep budaya orang Mee’ dengan pemateri Pastor Rufinus Madai, Projo, ‘OMK sebagai Tungku Api Kehidupan’ dari SKP Keuskupan Timika, ‘Pendidikan 1000 Hari’ dengan pemateri Yohana Yobee dan ‘Gerakan Tungku Api’ oleh Uskup Keuskupan Timika. Selain materi, dalam kegiatan Kemroh tersebut dimeriahkan dengan beberapa perlombaan yang dilakukan, seperti lomba baca Alkitab Bahasa Indonesia, lomba baca Alkitab Bahasa Mee, lomba Cerdas Cermat Alkitab, lomba koor, lomba lacak Alkitab, dan lomba Teka Teki Silang (TTS) Alkitab. Peserta Kemroh, Iren Keiya mengaku senang bisa mengikuti kegiatan Kemroh. Pasalnya, kata Keiya, sudah mendapat banyak manfaat selama mengikuti kegiatan. Keiya berharap kegiatan Kemroh ini terus dilakukan tiap tahun. Karena, dengan kegiatan ini sangat berpengaruh positif terhadap generasi muda. Ia mengajak kepada para generasi muda yang belum sempat ikut agar kedepan bisa mengambil bagian lagi. Dalam kegiatan Kemroh tersebut, telah hadir ratusan peserta didampingi pembina dari masing-masing paroki, Paroki Santo Yohanes Pemandi Ugapuga Paroki Keluarga Kudus Apogomakida, Paroki Kristus Penebus Timepa, Paroki  Yohanes Pemandi Modio, Paroki Santa Maria Bomomani, Paroki Santa Maria Imaculata  Moanemani, Paroki Kristus Terang Dunia Puweta, Paroki Santa  Maria Ratu Rosari Idakebo, Paroki Santo Petrus  Mauwa, Quasi Santo Daut Apogomakida. Pastor Dekenat Kamuu Mapia, Pastor Agustinus Yerwuan, OFM mengatakan semangat OMK yang ada terus dipertahankan.(ist/ris)