Ormas Islam di Biak Numfor Jaga Netralitas Pilkada
Biak - Berbagai organisasi massa (ormas) Islam di Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua berkomitmen untuk menjaga netralitas dalam pesta dem
Bagikan
Biak - Berbagai organisasi massa (ormas) Islam di Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua berkomitmen untuk menjaga netralitas dalam pesta demokrasi pemilihan kepala daerah serentak 2018.Ketua Panitia hari besar Islam Biak Andi Firman Madjadi di Biak, Sabtu, mengatakan PHBI sebagai ormas Islam yang rutin melaksanakan berbagai kegiatan hari besar keagamaan sudah sepakat akan bersikap netral."Keputusan rapat internal PHBI sudah mengeluarkan sikap pengurus yang tergabung dalam tim sukses atau tim ampanye pasangan calon bupati dan wakil bupati pilkada 2018 harus mengajukan cuti dalam aktivitas organisasi, ya sikap bersama ditetapkan anggota sebagai wujud berdemokrasi," kata Andi Firman.Ia berharap keputusan rapat pengurus ormas Islam untuk menjaga netralitas dalam pilkada harus dihormati siapapun karena merupakan sikap murni anggota dalam menjaga persatuan dan keutuhan umat Islam Biak.Andi Firman mengakui pengurus ormas islam PHBI Biak dengan latar belakang keberagaman profesi, suku dan pekerjaan menjadi contoh dalam menjaga persatuan umat."Saya sebagai pengurus PHBI akan cuti beraktivitas selama tahapan kampanye pilkada dimulai untuk menjaga marwah orgaisasi supaya tetap bebas dan indenpeden dalam menyikapi pilkada serentak," ujarnya.Sementara itu, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Biak Haji Saepuddin menegaskan ormas Islam merupakan wadah untuk menyatukan umat Muslim."Dewan Masjid Indonesia sebagai salah satu ormas Islam di Biak akan tetap menjaga netralitas pilkada," ujar Saepuddin.Dijadwalkan 12 Februari 2018 Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Biak Numforakan mengumumkan penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Biak yang lolos maju dalam pesta pemilihan kepala daerah serentak 27 Juni 2018. (ist)
Bagikan artikel ini



