NABIRE – Plt. Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten Nabire, Yohanes Pakombong, mengklarifikasi terkait kondisi terakhir pabrik pakan ternak di Kampung Bumi Mulia, Distrik Nabire Barat. Kata dia, pabrik pakan ternakk itu tidak macet seperti diberitakan media ini sebelumnya. Namun saat ini pabrik pakan ternak ini belum beroperasi dikarenakan sejumlah hal. Selain kunci pabrik maupun kunci pintu gerbang pabrik belum diserahkan oleh pejabat lama kepada dirinya, bahan baku pakan ternak juga masih dalam proses pengadaan melalui tender.

“Jadi pabrik pakan ternak itu bukan macet. Tapi saat ini pabrik itu belum beroperasi. Sampai detik saya bicara ini, kunci pabrik belum diserahkan ke kami dari pejabat sebelumnya. Kita juga masih menunggu hasil lelang pengadaan bahan baku pakan, yang kini sedang proses tender di LPSE Nabire,” ujar Yohanes Pakombong kepada Papuapos Nabire, Rabu (20/7/22) di ruang kerjanya.

Ditanya soal kunci pabrik yang belum diserahkan pejabat sebelumnya, jawab Yohanes Pakombong, sudah berapa kali dirinya berkomunikasi (telepon, red) sejak dirinya dilantik. Sempat dijanjikan untuk membawa kunci, namun sampai saat ini belum juga diberikan. “Entah kenapa kunci pabrik itu belum diserahkan ke kami di dinas, saya sendiri tidak tahu pasti apa alasannya,” tambah dia.

Ditanya soal pengadaan bahan baku pakan ternak, jawab dia, pengadaan bahan baku pakan ternak yang telah diprogramkan Dinas Perindustrian tahun 2022 ini, didanai dengan dana Otsus. Karena nilai pengadaan bahan pakan ternak itu lebih dari 1 milyar rupiah, kata dia, proses pengadaaannya dilakukan melalui tender.

“Dari dua faktor ini sehingga pabrik belum berjalan, bukannya macet. Jika nanti pengadaan bahan baku sudah ada maka pabrik akan kembali beroperasi untuk memproduksi pakan ternak,” tambahnya. 

Disinggung soal sumber daya manusia yang nantinya akan mengoperasikan pabrik pakan, katanya, akan didatangkan tenaga professional untuk memberikan pelatihan kepada tenaga kerja yang nanti akan disiapkan. (ros)