NABIRE - Di Kejuaraan Bulutangkis Bpati Nabire Open ke-2 tahun 2014, Papuapos Nabire berhasil menyabet 2 juara 3. Dua juara itu diraih di kategori senior tunggal putra dan ganda putra.   Di tunggal senior putra, Papuapos Nabire, pebulutangkis Erwin keluar sebagai juara ke-3 setelah mengalahkan lawanya Khaidir dari Kabupaten Asmat. Satu gelar juara 3 lainnya dipersebahkan ganda putra Romano/Erwin setelah dinyatakan menang WO atas lawanya pasangan Amirulla/Anggun juga dari Kabupaten Asmat. Raihan gelar juara itu sudah lebih dari cukup, pasalnya, Papuapos Nabire dibilang tim yang baru mengikuti kejuaraan sekelalas Open yang diikuti sejumlah daerah, diantaranya Jayapura, Merauke, Asmat, Keerom, Intan Jaya, dan Biak. Prestasi itu juga dikatakan sangat realistis mengingat lawan-lawan yang dihadapi para pemain Papuapos merupakan mantan-mantan pemain Pelatnas. Ganda Romano/Erwin telah menunjukan kelasnya walapun harus puas dengan juara 3. “Sangat realistis mengingat lawan Romano/Erwin di semifinal adalah mantan pemain Pelatnas pasangan Ricky/Ryo, dimana pasangan ini akhirnya menjadi juara setelah dipartai finai mengandaskan pavorit juara ganda M. Rizal/Widi,” ungkap meneger Papuapos Nabire, Suroso. Sedangkan tunggal putra Erwin harus mengakui keunggulan lawanya Suprapto dari Mandala Wiguna Jayapura. Kekalahan itu juga masih wajar mengingat Suprapto lebih berpengalaman dan sudah malang melintang di dunia bulutangkis Papua dengan mengikuti berbagai kejuaraan bulutangkis tingkat Papua. “Meraih 2 juara 3 sudah luar biasa. Lawan yang kita hadapi bukan lawan biasa tetapi mantan-mantan pemain Pelatnas,” ujar Suroso. “Ini merupakan langkah awal yang baik bagi tim yang baru eksis,” imbuhnya. Papuapos Nabire, dalam keikutsertaanya di Kejuaraan Bulutangkis Bupati Nabire Open tahun 2014, terbilang banyak menurunkan pemainya. Tercatat ada 4 pasangan ganda putra yang meramaikan kejuaraan bergengsi itu. Empat pasangan itu masing-masing Emmang/Novi, Widodo/Ancan, Romano/Erwin dan Suroso yang berpasangan dengan Dwi. Dari 4 pasangan itu, Romano/Erwin yang paling sukses, sementara ganda Emmang/Novi terhenti dibabak kedua dan ganda Widodo/Ancan dan ganda Suroso/Dwi harus rela kandas dibabak pertama. Sedangkan di tunggal senior putra, Papuapos Nabire menurunkan 3 atlet, masing-masing Romano, Erwin dan Handoko. Romano berhasil maju sampai babak ketiga, dan dibabak ini hars mengakui lawanya Khaidir dari Kabupaten Asmat. Sementara Handoko langkahnya harus terhenti dibabak pertama setelah kalah oleh pebulutangkis Nabire, Satrio.   Prestasi yang paling mengkilap di tunggal putra diraih Erwin yang berhasil menjadi juara 3 setelah mengalahkan Khaidir dari Kabupaten Asmat. Dibabak semifinal Erwin kalah dari pebultangkis Mandala Wiguna Jayapura, Suprapto. (iing elsa)