Partai Perindo Punya Strategi Rebut Kursi di Pemilu 2024
NABIRE – Partai Perindo mempunyai strategi untuk merebut kursi parlemen dari tingkat kabupaten hingga ke pusat pada Pemilu 2024 mendatang. Sehingga setelah pelantikan kepengurusan DPW, langkah pertama yang akan diambil adalah pengurus DPW dapat melantik Badan Pemilu (Bapilu) dengan tiga tugas program yang akan dikerjakan guna memenangkan Pemilu Serentak tahun 2024 nanti.

NABIRE – Partai Perindo mempunyai strategi untuk merebut kursi parlemen dari tingkat kabupaten hingga ke pusat pada Pemilu 2024 mendatang. Sehingga setelah pelantikan kepengurusan DPW, langkah pertama yang akan diambil adalah pengurus DPW dapat melantik Badan Pemilu (Bapilu) dengan tiga tugas program yang akan dikerjakan guna memenangkan Pemilu Serentak tahun 2024 nanti.
Demikian dikatakan Ketua DPW Partai Perindo Provinsi Papua Tengah, Otopianus P. Terbai, usai mengikuti peresmian kantor sekertariat DPW Partai Perindo Provinsi Papua Tengah, Senin (6/3/23).
Kata dia, hingga saat ini Partai Perindo telah memiliki kekuatan besar. Dengan adanya kekuatan ini, Partai Perindo siap merebut 5 kursi di masing-masing kabupaten yang ada di Provinsi Papua Tengah. Dan siap merebut 15 kuris di DPR Provinsi Papua Tengah serta merebut satu kursi di DPR-RI.
Ketua DPW Partai Perindo Provinsi Papua Tengah berpesan kepada seluruh ketua DPC, kader dan simpatisan agar tetap semangat. Karena dengan peresmian kantor sekertariat ini berarti menjadi rumah kita bersama. Dan dari rumah besar ini akan dikembangkan ide-ide dan masukan dari seluruh kabupaten untuk mengembangkan pembangunan yang terus berkelanjutan di wilayah Provinsi Ppaua Tengah demi kesejahteraan rakyat.
Diharapkan dengan kepengurusan di tingkat provinsi dan kabupaten harus membangun konsolidasi politik agar dapat mencapai target pada Pemilu 2024 mendatang. Karena kita ingin paling tidak Partai Perindo memiliki fraksi tersendiri di kursi DPRD tingkat kabupatren.
Dengan demikian kepengurusan yang baru dilantik dapat menjadi spirit untuk menjaring aspirasi masyarakat yang ada di masing-masing kabupaten hingga ke kampung–kampong. Karena kedepan ada sebuah harapan. (des)
Bagikan artikel ini



