NABIRE – Seluruh warga khususnya tim sukses dan pendukung dari tiga pasangan calon (Paslon) Bupati-Wakil Bupati Nabire, diimbau untuk menjaga keamanan di daerah ini (Nabire) secara bersama pasca mengikuti dan mendengar putusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas sengketa Pilkada Nabire.

Pasangan calon siapa yang akan diputuskan MK, diminta agar menerima putusan MK dengan lapang dada.

  Kepada tim sukses dan pendukung dari Paslon yang diputuskan menang, juga tidak sombong dengan melakukan gerakan luapan kegembiraan yang berlebihan.

Sementara kepada tim sukses dan pendukung dari dua pasangan lain diminta agar tidak melakukan gerakan tambahan atas kekecewaan hasil putusan sengketa oleh MK.

Sebab dalam sebuah perhelatan pemilihan kepala daerah, tidak ada dua pemenang, hanya satu pasangan yang akan menang.

Oleh karena itu, diimbau agar warga Nabire menerima putusan MK dengan tenang dan aman, sekalipun ada pihak yang merasa kecewa sementara pihak lain puas.

Kepala Suku Mee Rayon Simapitowa, Fabianus Tebay dari Bumi Wonorejo, Kamis (18/3) mengatakan, kepada tim sukses dan pendukung yang akan diputuskan menang diimbau tidak melakukan aksi kepuasan berlebihan dan memancing emosi dari tim sukses dan pendukung pasangan calon lain.

Sementara kepada tim sukses dan pendukung dari dua pasangan lain juga diimbau untuk tidak melakukan aksi-aksi yang berdampak mengganggu keamanan dan kenyamanan di daerah ini.

Sebab, masa untuk selisih pendapat dan pilihan sudah berlalu sejak menyalurkan aspirasi hak suara pada saat pemungutan suara.

Hak warga untuk memilih sudah berlalu dan kini kita memasuki saat untuk menantikan siapa pemimpin Nabire ke depan.

Sekalipun tidak memilih saat pemungutan suara lalu, pasangan calon yang ditetapkan MK, akan menjabat sebagai pemimpin dan kepala di daerah ini. 

Sebelumnya, tokoh masyarakat kawasan pesisir Nabire, Sambena Inggeruhi saat ditanyai mengatakan pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Kabupaten Nabire yang akan diputuskan sebagai pasangan calon terpilih, nantinya tidak untuk bupati-wakil bupati untuk tim sukses dan pendukung.

Tetapi, pasangan calon terpilih yang diputuskan MK nantinya akan menjadi bupati-wakil bupati untuk seluruh rakyat di Kabupaten Nabire, termasuk tim sukses dan pendukung dari dua pasangan calon lain.

Calon bupati dan wakil bupati terpilih, tidak hanya untuk tim sukses dan pendukungnya tetapi untuk seluruh masyarakat di daerah ini.

Oleh sebab itu, Sambena mengajak untuk seluruh warga untuk menghargai dan menerima putusan MK, siapapun yang akan diputuskan MK sebagai calon bupati dan wakil bupati terpilih.

Sambena menambahkan, sementara ini kita belum bisa tebak, apakah Paslon nomor 1 yang menang, Paslon nomor 2 atau Paslon nomor 3.

Keputusan siapa pasangan bupati dan wakil bupati terpilih akan diputuskan MK melalui putusan sengketa Pilkada Nabire.

Oleh karena itu, ia mengajak agar seluruh lapisan warga di daerah ini untuk menghormati dan menerima putusan MK dengan aman, sekalipun ada kecewa karena beda pilihan.

  Sambena juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat di daerah ini, lebih khusus kepada tim sukses dan pendukung pasangan calon nomor 1 dan Paslon nomor 3 yang menilai dirinya vokal, tutur kata dan kritikan yang tidak mengenakan selama proses pelaksanaan Pemilihan Bupati-Wakil Bupati (Pilbup) Nabire.

Tokoh masyarakat ini mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu, menjaga kenyamanan dan keamanan di daerah bersama-sama, karena pasangan calon yang akan diputuskan MK sebagai pasangan calon terpilih, entah Paslon mana, nantinya akan menjabat sebagai bupati untuk seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Nabire.(ans)