PAUD Bustanul Atfal Yapis Gelar Halal Bi Halal
NABIRE – Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Bustanul Atfal Yapis Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, Rabu (24/4/2024), bertempat di Jalan Trikora Kotalama, menggelar Halal Bi Halal. Turut hadir, Kepala TK, Bustanul Atfal Yapis Nabire Insiroh Retno Widyawati, S.Pd, Ketua Yayasan Pendidikan Islam Cabang Nabire La Halim, S.Sos, orangtua wali murid dan para anak didik PAUD Bustanul Atfal Yapis Nabire.

NABIRE – Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Bustanul Atfal Yapis Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, Rabu (24/4/2024), bertempat di Jalan Trikora Kotalama, menggelar Halal Bi Halal. Turut hadir, Kepala TK, Bustanul Atfal Yapis Nabire Insiroh Retno Widyawati, S.Pd, Ketua Yayasan Pendidikan Islam Cabang Nabire La Halim, S.Sos, orangtua wali murid dan para anak didik PAUD Bustanul Atfal Yapis Nabire.
Dalam acara tersebut, Kepala Paud Yapis, Insiroh Retno Widyawati menyampaikan, selama tiga hari PAUD Yapis telah menggelar kegiatan Kemping Ramadhan di halaman sekolah untuk bisa menanamkan karakter anak dan mengajarkan Agama Islam yang baik. Dalam kemping tersebut, awalnya ada penolakan dari orangtua murid, namun kemping ramadhan tetap terlaksana walaupun tidak bermalam di sekolah. Selain itu, TK Bustanul Atfal Nabire juga membagikan takjil sebanyak 500 paket di Bulan Ramadhan 1445 H kemarin.
Sementara itu, Ketua Yapis Cabang Nabire, La Halim dalam sambutannya, sangat berterima kasih kepada wali murid yang mendukung sekolah tentang pembentukan karakter anak, meskipun pendidikan karakter itu pendidikan sedikit agak keras. Sehingga, dibutuhkan peran orangtua agar, lebih bijak dalam menyimpulkan pendidikan karakter yang dilakukan di sekolah.
“Pemerintah selalu menggembor-gemborkan tentang pendidikan berkarakter, tetapi roh dari karakter itu bisa dilihat di sekolah masing masing. Nila guru melakukan tindakan sedikit keras terhadap murid, murid lapor ke orangtua, lalu orang tua lapor ke polisi. Sekarang banyak guru yang bingung bagaimana pola mendidik anak yang sebenarnya, mengakibatkan banyak sekolah yang tidak memberikan peringatan atau sanksi terhadap anak didiknya melakukan kesalahan,” ujarnya.
La Halim menambahkan, acara halal bi halal baik untuk mendidik anak-anak sejak umur belia, orang tua jaman sekarang harus lebih banyak berinteraksi dengan anaknya, jangan terlalu dibiarkan sibuk dengan HP, agar anak-anak bisa lebih mendapatkan perhatian dan ketika anak ada masalah di luar bisa bercerita sama orang tua sendiri, bukan sama orang lain.
Ustad Wahab Wahuno, menyampaikan dalam tausiahnya, anak adalah titipan dari Allah SWT, sehingga orangtua tidak berhak memiliki anak ini seutuhnya, apalagi seorang anak yang sudah berkeluarga dan juga mempunyai kesibukan yang lain, sehingga orang tua tidak bisa mengekang seorang anak untuk selalu berada di sampingnya.
Ustad pun menambahkan, orang tua harus sering dan terbiasa minta maaf kepada anaknya, supaya ketika seorang anak sudah dewasa melakukan kesalahan kepada orang lain atau orang lain melakukan kesalahan kepadanya akan terbiasa dengan meminta maaf duluan.
“Orang tua harus sering berinteraksi dengan anaknya, supaya jangan terlalu sibuk dengan mainannya atupun dengan HP, supaya anak mendapatkan perhatian lebih dari orang tuanya dan ketika anak dalam masalah akan cerita sama orang tuanya bukan sama orang lain,” tambahnya.(amd/pal)
Bagikan artikel ini



