Pemda Paniai Gandeng Bulog Nabire Datangkan Sembako dari Surabaya
ENAGOTADI - Untuk membantu warga terdampak pandemic Corona Virus Disease (Covid-19) saat ini, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Paniai ter
ENAGOTADI - Untuk membantu warga terdampak pandemic Corona Virus Disease (Covid-19) saat ini, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Paniai terus mendistribusikan bantuan sembilan bahan pokok (Sembako) dari sejumlah sumber kepada warganya.
Kini giliran Pemda Paniai gandeng Perum Bulog Nabire datangkan paket Sembako langsung dari Surabaya, Jawa Timur, guna membantu 21 ribu warganya yang kini mendiami dan tersebar di 23 distrik tanpa terkecuali bagi warga penerima manfaat.
Sebanyak 80 truk pun Pemda Paniai carter untuk mengangkut sampai di Enarotali, ibu kota Kabupaten Paniai.
Jhon N. Pigome selaku Ketua Satgas Jaringan Pengaman Sosial Kabupaten Paniai, saat ditemuai wartawan di Hotel Rio Nabire, Jumat (10/07/20) siang mengatakan, pengadaan bantuan Sembako ini murni sumber dana dari realokasi APBD Kabupaten Paniai untuk pengaman jaringan sosial dalam rangka membantu warga terdampak pandemic Covid-19.
Jhon berujar, untuk memperlancar pengadaan Sembako Pemda Paniai bekerja sama dengan pihak Bulog Nabire, dan langsung datangkan dari Surabaya.
Diakui Jhon, untuk datangkan Sembako dari Surabaya sebelumnya ia selaku Ketua Satgas Jaringan Pengaman Sosial telah bekerja sama dengan Perum Bulog Nabire.
Setelah Bulog datang sembako, kata Jhon, sebagai tanda terima ia sudah menandatangani berita acara serah terima pengadaan komoditi Sembako dari pihak Bulog Nabire kepada pemda Paniai, 4 Juli 2020 pekan lalu.
Sehingga Jumat (10/07/20) ini pihak Satgas Jaringan Pengaman Sosial bersama 15 personil gabungan keamanan dari satuan Polres Paniai, Timsus 753 Pos Enagotadi, dan Sat Pol PP siap mengawal 80 truk yang akan mengangkut paket-paket sembako tersebut hingga di Enarotali,beber Jhon.
Jhon merinci, paket-paket sembako yang akan diangkut ke Enarotali diantaranya yakni pertama, beras premium 21.000 koly, 210.00 kuantum isi 10 kg/koly, kedua gula pasir 840 koly, 42.000 kuantum isi 50 kg/koly @ 2 kilo gam, ketiga minyak goreng 3.500 koly, 42.000 kuantum, isi 12 liter/koly @ 2 liter, keempat mie instan 5.250 koly, 210.000 kuantum dan isi 40 PCS/koli @ 75 kg, kelima garam 5.250 koly, 210.000 kuantum dan isi 400 PCS/koly @ 500 kg, sedangkan ke enam adalah kopi 2.100 koly, dan isinya 100 PCS/koly @ 50 kg.
Untuk Penedistribusian hingga tiba di 23 distrik, Jhon menuturkan, mengingat Paniai letak geografisnya berfariasi sehingga dilakukan dengan tiga langkah, yakni ada empat distrik jalan darat, Lima distrik dengan pesawat dan ada juga yang mengunakan heli dan sisanya mengunakan jalur sungai dan danau.
Ditambahkan Jhon, langka kerja sama ini dilakukan untuk menjaga ketersedian stok sembako di Nabire untuk sejumlah kabupaten di Meepago, pasalnya jika ratusan ton ini belanja di Nabire, maka dikwatirkan ketersedian stok dipasaran otomatis berkurang dan bisa berdampak fatal.
Selain Jhon, Bupati Paniai, Meki Nawipa seperti dilangsir nokenlive, Jumat (10/07/20) mengatakan Semua paket sembako tersebut sudah diisi dalam tas, dimana dalam tas tersebut isinya beras 10kg, gula, garam, minyak goreng, mie instan dan kopi.
Setiap tas situ sudah tertulis nama penerima sehingga mempermudah saat distribusi, dan yang bisa ambil adalah sesuai dengan nama penerimanya terterah di tas,ujar Meki.
Diakui Meki, Paket bantuan sembako ini merupakan bantuan tahap kedua setelah sebelumnya telah distribusikan bantuan tahap I dari Kementrian Sosial yaitu bantuan beras 100 ton.
“Saya mengharapakan agar masyarakat bisa memanfaatkan bantuan yang ada secara baik.
Karena bantuan Sembako ini juga merupakan bagian dari pelayanan Pemda kepada masyarakat ditengah pandemi Covid-19 yang sedang merumahkan kita semua,” imbuh Meki. (eby)
Bagikan artikel ini



