NABIRE - Sabtu (31/8) sekitar pukul 12.30 WIT bertempat di jalan pertigaan Pos Kehutanan Nabire – Uwapa, dilaksanakan penyampaian aspirasi masyarakat Moni yang di Nabire. Daerah pemekaran di wilayah Paniai yang dulunya Distrik Moni diaspirasikan untuk dimekarkan menjadi Kabupaten Moni. Selaku koordinator lapangan, Isayas Songgonau, pembicara dalam orasi tersebut masing-masing, kepala suku besar Moni, Soter Songgonau, Cristina Songgonau, Lasarus Songgonau, Agus Songgonau, Musak Onauw.Saat penyampaian aspirasi juga terlihat ada 5 pamflet, masing-masing bertuliskan, “DPRD Provinsi Papua segera berdialog dengan masyarakat Moni”, “Bagi siapa saja yang menghalangi pemekaran Kabupaten Moni kami siap tutup pertambangan Freeport dan jalan trans Nabire – Paniai”, “Sudah 48 tahun kami dibawah penjajahan politik lokal”, “Sudah saatnya orang Moni bersuara”, “Tidak boleh ada yang menghalangi aspirasi pemekaran dalam bentuk apapun”. Aksi diikuti sekitar 50 orang, pengamanan orasi dilakukan oleh aparat Polsek Nabar. Setelah itu, massa membubarkan diri sekitar pukul 13.00 WIT dalam keadaan tertib, aman dan kondusif. (ist)