Penanganan Sampah Butuh Kerjasama
NABIRE – Pengelolaan dan penanganan sampah di Kabupaten Nabire membutuhkan kerja sama yang baik. Karena sampah ini adalah salah satu tantangan dari semua kota dan seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Nabire. Sampah bisa menjadikan kita dapat masalah besar.
NABIRE – Pengelolaan dan penanganan sampah di Kabupaten Nabire membutuhkan kerja sama yang baik. Karena sampah ini adalah salah satu tantangan dari semua kota dan seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Nabire. Sampah bisa menjadikan kita dapat masalah besar.
Dikatakan Kepala Bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nabire, Matius Misi, mengatakan, Timbulan sampah ini berbanding lurus dengan jumlah penduduk. Jumlah penduduk dikalikan dengan 0,4 % itulah sampah yang dihasilkan untuk Kota Nabire sekarang ini.
Kita bisa bayangkan, jumlah penduduk yang ada di Kabupaten Babire dikalikan dengan 0,4 % itu adalah munculnya sampah. Yang kita lihat sekarang sangat mempihatinkan. Disana–sini terjadi tumpukan sampah. Kata dia, sampah berbanding lurus dengan jumlah penduduk yang mengakibatkan timbulnya sampah.
“Sampah ini muncul dari mana, yang jelas kita tahu Kota Nabire ini sesuai regulasi nasional bahwa dimana penduduknya di atas serratus sampai lima ratus itu ditetapkan sebagai kota sedang,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (21/06/23) kemarin.
Jelasnya, sesuai regulasi nasional, Kabupaten Nabire dikategorikan kota sedang. Kabupaten yang masuk kategori ini adalah kota kecil dibawah seratus jumlah penduduknya. Jumlah penduduk seratus sampai lima ratus termasuk kota sedang, kemudian di atas lima ratus dikategorikan kota besar.
“Dan itu regulasinya berbeda–beda. Kalau kota kecil itu 0,3 %, dan kota sedang 0,4 % dan kota besar itu 0,7 %. Itulah timbulan–timbulan sampah yang saya katakan tadi berbanding lurus,” ujarnya.
Terkait keresahan di Kabupaten Nabire terkait sampah, dirinya mengatakan, sebetulnya sampah ini ada regulasinya. Untuk sementara kita di Kabupaten Nabire khusunya untuk 9 kelurahan dan 3 kampung ada titik–titik yang diterapkan untuk tempat membuang sampah. Tetapi kenyataannya belum ada kesadaran dari kita semua dan membuang sampah itu dengan baik dan buang pada tempatnya. (rob)
Bagikan artikel ini



