NABIRE - Ketua PSW YPK Nabire Drs. Barnabas Watopa, M.Si mengharapkan dengan pengangkatan guru kontrak oleh pihak yayasan menjadi jawaban atas kekosongan guru yang ada selama ini di sekolah YPK.

Untuk itu diharapkan pada pekan ini juga pihak yayasan akan mengumumkan hasil tes guru kontrak. Bagi yang dinyatakan lolos tes akan dilaksanakan pembinaan seputar makna pendidikan di YPK. Selanjutnya dilaksanakan pengutusan dalam sebuah ibadah resmi di gereja.

Dan bagi guru yang telah lulus tes, akan diberikan ikatan kontrak yang berlaku selama satu tahun dan tahun selanjutnya dievaluasi. Sehingga bagi guru kontrak yayasan yang malas bertugas dipastikan kontraknya tidak bisa dilanjutkan lagi untuk tahun berikutnya.

“Kedepan pihak gereja, pemerintah kampung dan warga jemaat diberikan tugas untuk mengawasi para guru kontrak yayasan yang akan bertugas di semua sekolah YPK,” kata Ketua PSW YPK Nabire, Drs. Barnabas Watopa, M.Si kepada Papuapos Nabire, belum lama ini.

Karena dengan adanya dukungan gereja, pemerintah kampung dan warga jemaat, tujuan dan proram pendidikan akan berjalan secara maksimal dan kedepan akan lahir anak-anak pintar, cerdas dan bermoral dari pendidikan YPK.

Sehingga ke depan selaku PSW YPK akan meminta absensi para guru kontrak yayasan melalui kepala sekolah. Tetapi juga meminta tanggapan pihak gereja, pemerintah kampung dan juga warga jemaat. Selanjutnya bisa ada kontrak kerja baru bagi guru yang bertugas di sekolah-sekolah YPK.

Untuk itu diharapkan dengan kehadiran para tenaga guru kontrak YPK menjadi jawaban atas kekosongan guru selama ini di semua sekolah YPK yang ada di pesisir dan kepulauan di wilayah Kabupaten Nabire.(des)