Pengenalan Kelas Hari Kedua, Anak-anak Nampak Gembira
NABIRE - Pengenalan kelas hari kedua anak-anak SD Negeri Inpres 02 Kampung Bumi Mulia, Distrik Wanggar, nampak gembira ria. Demikian disampaikan wali kelas 2, Supatmi, S.Pd melalui telepon selurelnya kepada Papuapos Nabire, Selasa (19/7/22).

NABIRE - Pengenalan kelas hari kedua anak-anak SD Negeri Inpres 02 Kampung Bumi Mulia, Distrik Wanggar, nampak gembira ria. Demikian disampaikan wali kelas 2, Supatmi, S.Pd melalui telepon selurelnya kepada Papuapos Nabire, Selasa (19/7/22).
Dikatakan Supatmi, ruangan di kelas itu memang kotoran banyak sekali. Apalagi anak-anak libur cukup lama dalam satu bulan. Sehingga begitu masuk ruangan dimulai dengan kegiatan pembersihan oleh anak-anak. Ada yang menyapu, ada yang mengepel lantai, ada yang membersihkan sarang kotoran di dinding dan ada pula yang mengatur bangku di kelas.
Setelah selesai pembersihan, mulai dengan pengenalan ruangan, hiasan di dinding ruangan kemudian dilanjutkan dengan pengenalan mengecek absensi murid. Setelah itu guru kelas mengenalkan indetitas diri kepada anak-anak didik. Selanjutnya anak-anak tampil ke depan kelas untuk menyampaikan pengenalan diri kepada teman-teman yang lain serta kepada guru kelas.
Selesai pengenalan diri dan ruangan kelas dilanjutkan bernyanyi dan berolah raga di dalam kelas.
“Kami dari wali kelas melihat anak-anak didik rapi, penampilan bagus, anak didik bisa ikut disiplin sekolah secara teratur hingga kami guru dalam hal ini wali kelas sangat gembira,” ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan, dibutuhkan hal-hal yang menarik agar membuat anak selalu gembira berada di dalam kelas. Dirinya berpikir agar membuat kelas yang indah dan menarik untuk anak-anak sesuai dengan tema yang akan pilih. Namun sejatinya, akan lebih baik menggunakan warna-warna terang agar anak-anak juga ketika melihat akan senang dan gembira untuk menambahkan satu hal positif kepada anak-anak. Supaya mereka sambil semangat dan cintai segala yang ada dalam kelas maupun diantara satu sama lain. Saya sangat berterima kasih kepada orang tua murid dapat bekerja sama, agar kedepan anak-anak belajar lebih giat lagi baik itu pendidikan formal maupun pendidikan non formal,” ujarnya. (modes)
Bagikan artikel ini



