NABIRE – Para sopir truk hingga saat ini masih mengeluhkan sulitnya mendapatkan BBM solar. Tidak sedikit sopir truk yang tidak beroperasi karena persoalan ini. Jumat (17/6) kemarin, perwakilan sopir truk di daerah ini mendatangi Kantor Depot Pertamina Nabire. Mereka menyampaikan keluhannya kepada orang pimpinan Depot Pertamina Nabire. Mensikapi persoalan ini, pimpinan Depot Pertamina Nabire berencana akan menempatkan stafnya di masing-masing SPBU untuk melakukan pengawasan. Wakil Bupati Nabire, Mesak Magai, S.Sos, M.Si yang sempat datang ke Depot Pertamina juga menegaskan jika pemerintah daerah dan pihak terkait akan melakukan sweeping gabungan terkait persoalan BBM di daerah ini. Pihaknya, kata Wabup Mesak Magai, akan menindak tegas oknum-oknum yang kedapatan menimbun solar. Dikatakan Wabup Mesak kepada media ini, minggu depan pihaknya akan melakukan sweeping gabungan dengan melibatkan pihak aparat keamanan dan pihak-pihak terkait. Sweeping yang akan dilakukan nantinya, kata Wabup Mesak, akan menindak tegas siapapun yang didapati melakukan penimbunan BBM yang sudah berdampak menyulitkan para sopir untuk mendapatkan BBM. “Minggu depan pada hari Rabu kita akan melakukan sweeping gabungan. Siapapun dia yang kedapatan melakukan penimbunan akan kita proses. Terkait dengan persoalan ini, akan dikeluarkan juga surat edaran dari pimpinan daerah,” ujarnya, Jumat (27/6) di Depot Pertamina Nabire. Terkait dengan persoalan sulitnya mendapatkan solar dan indikasi terjadinya penimbunan solar oleh oknum-oknum tertentu, Wabup Mesak Magai mengharapkan kepada masyarakat yang mempunyai data terkait penimbunan BBM oleh oknum-oknum agar melaporkan kepada dirinya maupun kepada instansi terkait lainnya. Data yang dilaporkan oleh masyarakat akan ditindaklanjuti dengan menindak pelaku-pelaku penimbunan tersebut. Selain berdasarkan laporan dari masyarakat, lanjut Wabup Mesak, pihaknya juga akan melakukan sweeping gabungan. Wabup Mesak juga sempat berdialog dengan para sopir truk yang masih berkerumun di depan Kantor Depot Pertamina Nabire. Kepada para sopir truk, Wabup Mesak menyampaikan jika pemerintah daerah akan mensikapi persoalan yang sedang dialami para sopir ini. Kepada para sopir truk pun Wabup Mesak meminta kerjasamanya untuk menyelesaikan persoalan BBM solar ini. Wabup Mesak juga meminta para sopir truk ketika mempunyai data adanya oknum yang melakukan penimbunan, untuk segera dilaporkan kepada dirinya. Setelah berdialog dengan para sopir, Wabup Mesak berkesempatan memantau sejumlah SPBU yang ada di Nabire. Terlihat sejumlah sopir truk pun ikut beriringan ikut memantau sejumlah SPBU.     Depot Pertamina Tempatkan Staf Mengawas   Perwakilan para sopir truk yang mendatangi Kantor Depot Pertamina Nabire, berkesempatan bertemu dengan pimpinan Depot Pertamina Nabire, Morhan Gultom, di ruang kerjanya. Perwakilan sopir truk menyampaikan keluhannya kepada orang nomor satu di Kantor Depot Pertamina Nabire ini. Para sopir mengaku masih sulit mendapatkan solar, walaupun saat ini dari pihak pemerintah sudah membentuk tim pengawasan BBM di masing-masing SPBU. Para sopir truk ini berharap ada solusi dari pihak Pertamina agar persoalan sulitnya mendapatkan BBM solar bisa teratasi. Pimpinan Depot Pertamina Nabire, Morhan Gultom mengatakan, untuk mengatasi persoalan ini perlu kerjasama dari banyak pihak. Selain itu, jika terbukti sulitnya solar ini juga imbas dari adanya praktek penimbunan, maka ini juga harus ditindaklanjuti oleh pihak berwenang.  Namun demikian, pihaknya juga berencana akan menempatkan staf Depot Pertamina di masing-masing SPBU. Staf ini akan ditugasi untuk mengawasi jangan sampai terjadi praktek penimbunan BBM. Pada kesempatan itu, Morhan Gultom juga sempat menyampaikan bahwa pihaknya akan membuat edaran ke masing-masing SPBU untuk pengisian solar per kendaraan maksimal 100 liter. Jika dalam prakteknya tidak diindahkan oleh petugas di SPBU, pihaknya akan memberikan teguran hingga sanksi. (ros)