Perempuan Didorong Berperan Aktif Dalam Proses Pengambilan Keputusan Politik
NABIRE – Perempuan didorong untuk ikut aktif dalam proses pengambilan keputusan politik. Dengan peningkatan partisipasi perempuan, diharapkan akan ada representasi yang lebih adil dan merata dalam struktur kekuatan politik.

NABIRE – Perempuan didorong untuk ikut aktif dalam proses pengambilan keputusan politik. Dengan peningkatan partisipasi perempuan, diharapkan akan ada representasi yang lebih adil dan merata dalam struktur kekuatan politik.
Demikian dikatakan Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi papua Tengah, Nunu Tabuni, S.Sos, dalam laporan saat sosialisasi peningkatan partisipasi perempuan di bidang politik, hukum, sosial dan ekonomi, Rabu (1/11/23) di Aula Makodim 1705/Nabire.
Kata dia, sosialisasi ini untuk pertama dilaksanakan di Kabupaten Nabire dan akan dilaksanakan pada dua titik lagi. Titik kedua yang berpusat di Kabupaten Paniai sebagai tuan rumah bersama Kabupaten Deiyai dan Kabupaten Dogiyai. Sementara Kabupaten Puncak dan Kabupaten Puncak Jaya akan dilaksanakan di Kabupaten Mimika sebagai tuan rumah.
Sedangkan dalam bidang hukum untuk memastikan adanya akses yang setara bagi perempuan dalam sistim keadilan. Dengan tujuan utama meningkatkan perlindungan hukum dan pemenuhan hak-hak perempuan serta mengurangi diskriminasi gender dalam proses hukum.
Lanjutnya, dan peningkatan di bidang sosial untuk mempromosikan pemahaman yang lebih luas tentang isu-isu gender dan mengatasi resiko sosial yang merugikan perempuan. Dengan demikian diharapkan akan terjadi perubahan sikap dan perilaku sosial yang lebih inklusif dan menghargai perempuan.
“Jumlah peserta dari kaum perempuan yang mengikuti sosialsasi di Kabupaten Nabire sebanyak 200 orang. Diharapkan pada dua titik berikutnya akan hadir peserta yang jumlahnya juga sama. Dua kegiatan tersebut akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini juga,” ujarnya. (des)
Bagikan artikel ini



