NABIRE - Acara peringatan Nuzulul Qur'an sekaligus memperkenalkan pesantren Hidyatus Sholihin kepada masyarakat Distrik Makimi, sehingga masyarakat mau memondokan anaknya.


Pesantren Hidyatus Sholihin telah berdiri selama dua tahun dan memiliki dua belas santri serta pesantren ini satu-satunya yang ada di Makimi. Dengan diadakannya acara ini berharap masyarakat mau mengerti pentingnya pendidikan agama dan mau menitipkan anak-anaknya di pesanteren, ujar Ustad Hizbullah Huda sebagai pengasuh pondok pesantren.


Acara tersebut dapat terlaksana dengan baik, lantaran Kerukunan Keluarga Demak (KKD) yang ada di Girimulyo mengundang KH. Arif Widodo Abdullah, S.Pd.I, yang kebetulan pesantrennya juga satu sanad dengan pesantren yang ada di Lagari Jaya ini.


Hal tersebut disampaikan Panitia Peringatan Nuzulul Qur'an sekaligus Pengurus PPHS Lagari Jaya, Ahmad Huda Mustaqim, pada Minggu (31-3-2024), usai acara Nuzulul Qur'an selesai.


Ahmad Huda menambahkan, Nuzulul Qur'an awalnya akan dilaksanakan di malam 17 Ramadhan, di hari yang sama Kyai Arif sudah ada jadwal di Batalyon, maka acara bergeser pada tanggal 21 Ramadhan.


Pergeseran waktu itu dimanfaatkan dengan baik untuk memberikan informasi ke masyarakat yang ada di Distrik Makimi tentang acara tersebut, sehingga antusias masyarakat yang datang sangat tinggi, juga tamu yang hadir bukan hanya dari Makimi saja, melainkan dari wilayah kota juga hadir.(amd)