NABIRE - Kepolisian Resor Nabire, Rabu (8/5/2024) kemarin menggelar Konferensi Pers (KP) pengungkapan sejumlah kasus menonjok dan menjadi perhatian publik hingga Narkoba, salah satunya kasus pemerkosaan yang terjadi dalam akhir pekan kemarin.


Ada belasan tersangka dan pelaku yang berhasil diamankan dan ditampilkan dalam KP tersebut. Dua pelaku pemerkosaan di Wanggar, satu pelaku dari enam pelaku yang masih dalam pengejaran dalam kasus pemerkosaan di Jayanti pada saat aksi demo awal April 2024 lalu dan satu tersangka percobaan pembakaran salah satu rumah di hari kejadian demo lalu tersebut.


Selain itu, ada tiga tersangka kasus Narkoba, satu tersangka kasus perjudian jenis rolex dan satu tersangka kasus Curanmor.
Ada satu kasus menarik dan sempat membuat masyarakat Nabire yang mendengarnya sangat murka, yakni kasus pemerkosaan yang terjadi di Wanggar, dimana korban selain diperkosa tiga pelaku, alat kelaminnya dimasukan buah jagung dan uang korban dibawa para pelaku.


Dari kasus yang terjadi pada Minggu, 5 Mei sekitar pukul 11.00 WIT itu, berawal adanya laporkan kasus pencurian yang disertai dengan pemerkosaan dialami korban seorang perempuan inisial M (42) warga Nabire Barat.


Kasat Reskrim Polres Nabire AKP Bertu Haridyka Eka Anwar, S.T.K.,S.I.K dalam keterangannya mengungkapkan, saat korban akan mengirim uang melalui BRI Link kepada anak di Jawa, dengan mengendari Spm metik, namun tepatnga di depan salah satu jembatan kayu di Kampung Wanggar, bersangkutan dihadang oleh 3 pemuda menggunakan motor, dan memaksa korban turun dari kendaraannya, lalu pelaku meminta sejumlah uang milik korban yang berjumlah Rp900.000.


Tak hanya itu, lanjut Kasat Reskrim, kemudian dua tersangka menarik korban ke semak-semak yang ada di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan juga diikuti oleh satu tersangka lainnya. Dalam perannya, 2 tersangka awal melucuti pakaian korban sampai dengan telanjang lalu tersangka yang satu menutup muka korban dengan menggunakan jilbab milik korban.


Kemudian melakukan tindak pemerkosaan terhadap korban oleh pelaku pertama, disusul pelaku kedua dan pelaku ketiga. Selanjutnya, tak hanya sampai di situ tindakan biadab pelaku pertama dan pelaku kedua memasukkan 2 buah jagung ke dalam 'V' korban dan dua buah jagung tersebut diambil dari ladang jagung yang ada di sekitar TKP pemerkosaan.


Kemudian setelah itu korban ditinggalkan dalam kondisi telanjang dan diketahui para tersangka lari dengan membawa uang milik korban dengan menggunakan sepeda motor milik tersangka.


Selanjutnya saat korban melihat para pelaku lari, dengan menggunakan apa yang ada untuk menutupi tubuh korban, dan korban berupaya berjalan menuju rumah warga terdekat dan akhirnya bertemu tiga orang saksi, dan ketiga orang saksi tersebut bergegas menolong serta membantu korban untuk dibawa ke rumah sakit.


Kasat Reskrim menjelaskan, berdasarkan informasi tersebut, pihak Satreskrim Polres dibantu Polsek Nabire Barat berhasil mengungkap kasus ini kurang dari 24 jam. Dimana penangkapan dilakukan terhadap tersangka pada hari yang sama, Minggu malam, tepatnya pada pukul 20.00 WIT hingga 23.00 WIT.


"Kami berhasil melakukan penangkapan pertama terhadap pelaku inisial YP alias Y (19) warga SP Distrik Wangar. Dari hasil penangkapan, pelaku pertama kita kembangkan sehingga bisa menanggkap pelaku kedua, sedangkan satu pelakunya sedang kami buru. Dan dua orang tersangka saat ini sudah kami amankan untuk proses lebih lanjut," tandasnya.


Mantan Kasat Reskrim Polres Mimika itu menandaskan, kedua pelaku kami ancam pasal berlapis dn tentunya akan dihukum sesuai perbuatannya. "Kita akan proses ini dan berupaya semaksimal mungkin untuk dapat mengungkap secara terang kasus-kasus lainnya yang menjadi perhatian publik yang berlakangan ini marak terjadi," pungkas AKP Bertu.(wan)