Rapat Pleno Golkar, dari Kita untuk Kita dan Golkar Harus Bangkit
NABIRE - Rapat pleno yang dilakukan oleh Partai Golongan Karya (Golkar) DPD II Kabupaten Nabire sempat terhenti, dikarenakan ada massa yang membatalkan rapat pleno, sekitar jam 13.40 WIT. Dimana, ada massa yang mencoba menutup Kantor Sekretariat Partai Golkar, Selasa (25/06/2024).

NABIRE - Rapat pleno yang dilakukan oleh Partai Golongan Karya (Golkar) DPD II Kabupaten Nabire sempat terhenti, dikarenakan ada massa yang membatalkan rapat pleno, sekitar jam 13.40 WIT. Dimana, ada massa yang mencoba menutup Kantor Sekretariat Partai Golkar, Selasa (25/06/2024).
Sempat diundur kurang lebih satu jam, Maria selaku Sekretaris Partai Golkar menegaskan rapat pleno partai Golkar tetap dilakukan, karena hari ini terakhir.
Sekretaris Partai Golkar menambahkan, sewaktu beragumentasi dengan sesama anggota partai menegaskan, "Kita sama-sama keluarga jadi selesaikan dengan cara baik-baik, bukan begini caranya," tegasnya.
Arison I.F Soumisu, Ketua Harian DPD II Golkar Nabire menjelaskan, terkait rapat pleno hari ini. "Rapat pleno partai Golkar merupakan keputusan pimpinan rapat koordinasi, sehingga wajib dilakukan pleno di tingkat kabupaten/kota bahkan provinsi," katanya.
Adapun harapan yang dihasilkan dari pleno partai Golkar itu, yakni menetapkan keputusan yang sudah ditetapkan oleh pleno KPU beberapa waktu lalu, secara internal partai Golkar baru melalukan penetapan dengan memiliki tiga kursi dan beberapa anggota dewan terpilih.
Terkait kesiapan untuk Pilkada yang akan datang, Arison menjawab dimana keputusan ini harus benar-benar mengakomodir kepentingan bersama.
"Agenda besar yaitu Pilkada, keputusan pleno ini benar-benar mengakomodir kepentingan kita bersama, dimana kita masuk momen Pilkada besok kami sudah punya kekuatan yang cukup berada di tingkat Dapil 1 - Dapil 4 dengan hasil kita peroleh 3 kursi," katanya.
Rekomendasi Golkar di daerah untuk Kabupaten Nabire, Cabup, Cawabup, agar partai wajib untuk mendukung keputusan rekomendasi pada bulan Agustus nanti.
"Proses di bulan Agustus nanti untuk pengumuman secara nasional, Golkar di Kabupaten Nabire merekomendasikan siapa sebagai calon bupati dan calon wakil bupati, kewajiban partai sudah wajib untuk mendukung keputusan rekomendasi yang akan dikeluarkan pada bulan Agustus mendatang," ucapnya.
Lanjutnya dalam wawancara, jadi apa yang dilaksanakan hari ini, yakni pleno itu dari kita untuk kita. "Golkar harus bangkit, besar, untuk menentukan Nabire ke depan," pungkasnya.(edi)
Bagikan artikel ini



