RK, Kasus Senamu Diamankan di Mapolres
NABIRE – RK diamankan Tim Satgas Polda Papua terkait dengan kasus senjata api dan amunisi (Senamu), Senin (19/4/21) di sekitar Pasar K
NABIRE – RK diamankan Tim Satgas Polda Papua terkait dengan kasus senjata api dan amunisi (Senamu), Senin (19/4/21) di sekitar Pasar Kalibobo. Kini yang bersangkutan telah diamankan di Mapolres Nabire, untuk menjalani proses hukum selanjutnya.
Wakapolres Nabire, Kompol Samuel D. Tatiratu, S.IK, mewakili Kapolres Nabire kepada wartawan mengakui jika pada Senin (19/4/21) lalu telah dilakukan penangkapan terhadap RK terkait kasus Senamu. Kata dia, Tim Satgas Polda Papua sesuai dengan surat perintah melakukan penangkapan terhadap PK di sekitar Pasar Kalibobo.
“Tim Polda juga sudah memberikan laporan kepada kami bahwa yang bersangkutan sudah diamankan. Saya menuju ke TKP dan waktu itu TKP sudah berpindah ke Pantai MAF, kami antarkan ke Polres, kami konfirmasikan lagi di ruangan kami terkait permasalahan apa sehingga yang bersangkutan diamankan, setelah itu kami antarkan ke Reskrim,” ujar Wakapolres Nabire, Selasa (20/4/21), saat jumpa pers klarifikasi pemberitaan, di Koridor Polres Nabire.
Ditanya soal penangkapan terhadap RK, jawab Wakapolres, yang bersangkutan terkait dengan kasus Senamu. Dan peran RK sejauh mana itu masih didalami oleh penyidik Polda Papua. Karena ini ranahnya Polda Papua, sementara Polres Nabire sifatnya membantu dalam hal penitipan tahapan.
“Untuk pendalaman materi terkait penyidikan RK terlibat sejauh mana, saat ini masih dalam pemeriksaan. Kami mohon ke rekan-rekan untuk bersabar sehingga kita tidak terburu-buru menyampaikan, supaya jelas peran dari RK seperti apa,” tuturnya.
Lebih lanjut dikatakan Wakapolres Nabire, pihaknya bisa memastikan mulai dari awal penangkapan sampai sudah dititipkan di Porles Nabire dalam hal ini Satreskrim, yang bersangkutan kooperatif.
“Ada beberapa hal yang sudah diakui, namun itu masih dalam ranah kepentingan penyidikan. Sehingga kami membutuhkan waktu untuk pendalaman, dalam hal ini kami hanya memback up Tim Polda Papua,” tuturnya. (ros)
Bagikan artikel ini



