NABIRE - Rumpun Pelajar Mahasiswa Siriwo Mapia Piyaiye Topo dan Wanggar disebut (RPM Simapitowa) kota study Jayapura bangun asrama swadaya sendiri. Demikian diungkap Dewan Pertimbangan Organisasi Musa Boma ditemui media ini, belum lama ini di rumahnya.Dikatakan Musa, bangun asrama swadaya untuk tempat tinggal mereka selama menempuh di kota studi  pendidikan Jayapura  untuk membantu tempat tinggal yang nyaman walaupun sederhana terutama bagi pelajar dan mahasiswa, karena setiap manusia semestinya harus tinggal ditempat yang layak.Memberikan kontribusi positif dalam mengisi kegiatan dari asrama maupun diluar kampus dan organisasi kemasyarakatan dapat terlaksana sesuai dengan tujuannya adalah niat dan semangat yang tinggi dengan adanya tempat tinggal tidak menalami kesulitan dengan itu masa depan Papua, lebih khususnya RPM bisa maju diberbagai pembangunan melalui proses belajar yang sedang dilaksanakan bagi pelajar ini.Ketua Panitia Asrama RPM Simapitowa, Petrus Petege mengatakan dengan sikap yang tegas dan solit dirinya berprinsip bahwa selagi dosen-dosen kampung hidup kita pelajar mahasiswa berjuang sampai berhasil pusat dosen-dosen kampung, artinya masyarakat Simapitowa yang bisa menghomati dan bisa mengerti isi hati kami bagi pelajar dan mahasiswa.Menurut dia, pada tanggal 14 Desember 2017 lalu pondok yang dicita-citakan sebelumnya itu sudah setengah, sehingga bagi kami pelajar dan mahasiswa kota studi Jayapura menyadari bahwa dengan adanya masyarakat, asrama bisa memulai dari tahap awal bentuk pondok.“Niat dan semangat dukungan partisipasi masyarakat sangat luar biasa atas kerjasama yang baik kepada kami dari segi moril maupun materil dari berbagai kegiatan yang kami laksanakan teristimewa adalah Simapitowa Cap I, II dan III yang dilaksanakan pertandingan baik dari di kota studi maupun di kabupaten dan distrik yang pernah kami adakan selalu dibantu baik moril maupun materil dari orang tua kami,” ujarnya. (modes)