Sambut HUT RI, Satres Narkoba Sosialisasikan P4GN Wilkum Nabire
NABIRE - Kepolisian Resor Nabire melalui Satuan Reserse (Satres) Narkoba telah melaksanakan kegiatan sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan,
Bagikan
NABIRE - Kepolisian Resor Nabire melalui Satuan Reserse (Satres) Narkoba telah melaksanakan kegiatan sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dan Miras di wilayah hukum Polres Nabire.Kegiatan P4GN bertempat di Guest House Jalan Merdeka Nabire, Selasa (6/8/2019) itu Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia atau HUT RI tahun 2019 dengan tema nasional ‘SDM Unggul, Indonesia Maju’.Dalam penyampaian materinya, Kasat Reserse Narkoba diwakili Kaur Bin Ops Reserse Narkoba Ipda Hajar Azwad, A.Md, usai perkenalan dilanjutkan dengan penjelasan tentang pengertian Narkoba dan mengenalkan jenis-jenis narkotika, psikotropika, bahan Adiktif lainnya menjelaskan dampak penyalahgunaan Narkoba terhadap diri sendiri, keluarga, lingkungan masyarakat, bangsa dan negara juga terhadap aspek ekonomi.Pada kesempatan itu, KBO Reserse Narkoba juga menjelaskan dasar hukum yang menjadi acuan Satuan Reserse Narkoba dalam melakukan penyelidikan dan penyidikan Tindak Pidana Narkotika sesuai UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.Diluar itu, dirinya juga menyampaikan terkait tentang sanksi pidana bagi penyalahgunaan narkotika yang diterima baik sebagai bandar, pengedar, pemakai sampai pembiaran.Tak lupa pemateri mengimbau kepada para tokoh agama, tokoh adat, tokoh perempuan dan tokoh pemuda yang hadir agar ikut berperan aktif dalam memerangi Narkoba dengan cara melakukan sosialisasi di tempat-tempat ibadah agar jemaat/jemaah mengetahui dampak dari penyalahgunaan Narkoba sehingga terhindar dari penyalahgunaan Narkoba itu sendiri.Mewakili Kapolres Nabire, pemateri juga berharap kepada para tokoh agama, tokoh adat, tokoh perempuan dan tokoh pemuda untuk bisa menjadi tauladan terhadap masyarakatnya dan berani menegur apabila ditemukan ada yang mengkonsumsi Miras agar tidak terjadi pemabukan, sehingga menyebabkan Laka Lantas maupun melakukan tindak pidana.Selesai pemateri manyampaikan materi dilanjutkan dengan sesi tanya jawab hingga kegiatan selesai dilaksanakan sekitar pukul 12.00 WIT. Selama kegiatan berlangsung situasi aman terkendali. Adapun peserta diikuti oleh sejumlah tokoh agama, adat, perempuan dan tokoh pemuda sekabupaten Nabire sekitar 45 orang.(wan)
Bagikan artikel ini



