Sebaiknya Usaha Milik Pasien Covid, OPD dan PDP Ditutup
NABIRE – Salah seorang warga Kelurahan Kalibobo yang enggan namanya disebutkan kepada Papuapos Nabire meminta agar kegiatan usaha apap
Bagikan
NABIRE – Salah seorang warga Kelurahan Kalibobo yang enggan namanya disebutkan kepada Papuapos Nabire meminta agar kegiatan usaha apapun yang dilakukan oleh para penderita Covid-19, Orang Dalam Pengawasan (OPD) dan Pasien Dalam Pemantauan (PDP) yang kini sedang melakukan kegiatan usaha apa saja, semestinya ditutup misalnya kegiatan usaha kios, toko, galon air minum dan sebagainya yang dapat berhubungan dengan transaksi jual beli dengan orang lain, semestinya kegiatan usahanya ditutup langsung oleh pihak aparat maupun tim gugus tugas Covid-19 Nabire. Sebab, bukan saja Covid-19 ataupun OPD dan PDP itu menyebar melalui perkumpulan orang saja, tetapi juga melalui kegiatan transaksi jual beli barang yang dipegang, karena kita sebagai warga masyarakat Nabire juga ingin membantu pemerintah memutus mata rantai penyebaran Virus Corona. Karena hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Nabire telah memutuskan seluruh jalur transportasi baik itu melalui udara, kapal laut dan juga jalan darat Nabire Teluk Wondama, sehinga pemerintah juga harus tegas menutup kegiatan usaha dari para penderita yang kini nyata–nyata berada di ruang karantina RSUD Nabire. Sehingga, terlihat Pemerintah Kabupaten Nabire bukan saja berjuang memutuskan mata rantai Corona dari luar Nabire saja, tetapi juga harus berjuang memutuskan Pandemi Covid yang sudah terbukti di daerah ini. Dengan cara meminta aparat kepolisian untuk mengecek identitas dan tempat tinggal para pasien Corona, OPD dan PDP yang memiliki usaha bidang apa saja yang berhubungan dengan transaksi jual beli agar ditutup dan keluarganya langsung diperhatikan oleh pemerintah soal kebutuhan hidup.(des)
Bagikan artikel ini



