NABIRE – Selama 4 tahun terakhir ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire belum melaksanakan Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) terhadap kendaraan bermotor yang ada di daerah ini. Pemerintah melalui Dinas Perhubungan tidak melaksanakan ujian kendaraan bermotor di daerah ini, apakah kendaraan layak jalan atau tidak.

Belum dilaksanakannya pengujian kendaraan sejak 2019 hingga kini, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Nabire, Yuliten Makai di ruang kerjanya, Rabu (2/8) menjelaskan hal itu karena sejak 2019 lalu pemerintah pusat meniadakan pengujian kendaraan bermotor dengan sistim manual. Sejak 2019 lalu, pemerintah mewajibkan setiap pengujian kendaraan bermotor dengan online melalui E-BLU. Sementara itu, tidak tersedianya fasilitas pengujian kendaraan bermotor lewat online tidak tersedia di daerah ini sehingga Dinas Perhubungan tidak melakukan pengujian kendaraan bermotor sejak diberlakukan lewat sistim online (E-BLU). Dengan diberlakukannya PKB online, laporan disampaikan ke pemerintah pusat (Kementerian Perhubungan) lewat online.

Yuliten menambahkan akibat tidak dilaksanakannya pengujian kendaraan bermotor sejak 2019, selama ini Dinas Perhubungan tidak melakukan operasi penertiban kendaraan layak jalan, bersama Polisi khususnya Satuan Lalu Lintas (Satlantas).

Kepala Dinas Perhubungan, Yuliten Makai menjelaskan, penujian kendaraan bermotor ini berlaku untuk setiap kendaraan untuk mengecek kelengkapan layak jalan seperti beban muatan untuk kendaraan angukutan, kelayakan perlengkapan kendaraan seperti ban dan lain-lainnya. Jika Dinas Perhubungan melayani dan melaksanaan pengujian kendaraan bermotor, Dinas Perhubungan juga bisa melakukan penertiban kendaraan layak jalan di jalan umum bekerjasama dengan polisi.

Ketika ditanya, apakah kekurangan tersebut sudah disampaikan kepada pemerintah daerah untuk pengadaan fasilitas uji kelayakan jalan, Yuliten mengatakan, sudah tetapi bukan tahun ini. Sebab, pengadaan fasiltas uji kelayakan kendaraan bermotor diserahkan kepada daerah. “Fasilitasnya harus kita yang siapkan,” tuturnya. (ans)