NABIRE - Pada Pameran Alutsista Hari Juang Kartika ke-70 Tahun 2015, yang berlangsung di Makodim 1705/Paniai, sejak Senin (14/12) hingga Rabu (16/12) mulai pukul 08.00 sampai dengan pukul 17.00 WIT, sejumlah peralatan tempur baik senjata, kendaraan dan Robot Jihandak milik Denzipur 12/OHH juga ikut dipamerkan kepada masyarakat. Namun dari jenis senjata yang dipamerkan, salah satu senjata milik Yonif Khusus Raider 753/AVT, SPR Black Arrouw M-93 juga dipamerkan kepada masyarakat. Senjata tersebut merupakan senapan runduk anti material military modern buatan Yugoslavia. Dan Senapan ini ditujukan untuk dapat menembak sasaran yang tersembunyi atau sulit dilihat. Oleh karena itu, senapan ini dilengkapi dengan bidikan optic sebesar standar. Bidikan optic ini memiliki kemampuan zoom sebesar 8 kali dengan jarak sampai dengan 1.800 meter serta senapan tersebut terbukti tahan digunakan dalam kondisi cuaca ekstrim. Selain itu, senjata atau senapan Black Arrouw M- 93 ini juga memiliki Kaliber 12,7 x 99 MM dengan berat senjata 16 Kg, degan kecepatan tembakan 820 m/detik. Dimana senjata tersebut mempunyai specifikasi yang sangat handal, bahkan bidikannya bisa menembus kendaraan tempur jenis Tank, dan biasanya dipakai oleh sniper-sniper handal, dan juga sering dipakai pada beberapa adegan film-film action terbaik Hollywood, seperti  Black Hawk Down dan S.W.A.T. Selain senapan Black Arrouw M-93, Detazemen Zeni Tempur 12/OHH Nabire, juga memamerkan Robot penjinak Bom yang dipakai oleh Tim Jihandak Denzipur 12/OHH untuk mengamankan sesuatu benda  yang disinyalir berisi bom, yang akan meledak, bahkan semua sistim menggunakan sistim mesin digital yang dikendalikan oleh manusia. (cad)