Servasius Kotouki Klarifikasi Bukan PNS Ber-NIP ‘Bodong’
NABIRE – Koordinator PNS yang gajinya dihentikan lantaran NIPnya dianggap bermasalah, Servasius Kotouki, mengklarifikasi pemberitaan Papuapos Nabire terkait sebutan NIP ‘bodong’. Dirinya juga mengklarifikasi jika dirinya bersama teman lainnya sudah berstatus sebagai PNS, bukan lagi bersatus CPNS seperti tertulis dalam pemberitaan.

NABIRE – Koordinator PNS yang gajinya dihentikan lantaran NIPnya dianggap bermasalah, Servasius Kotouki, mengklarifikasi pemberitaan Papuapos Nabire terkait sebutan NIP ‘bodong’. Dirinya juga mengklarifikasi jika dirinya bersama teman lainnya sudah berstatus sebagai PNS, bukan lagi bersatus CPNS seperti tertulis dalam pemberitaan.
“Dalam judul berita yang dimuat Papuapos Nabire juga saya koreksi, kami bukan mengadu tapi kami beraudiensi dengan Pak Bupati Nabire,” ujar Servasius Kotouki saat menghubungi redaksi Papuapos Nabire, Rabu (31/08/22) kemarin.
Ditegaskan Servasius Kotouki, pihaknya tidak terima dengan sebutan ‘bodong’ walaupun tertulis dengan tanda kutip. Karena kata ‘bodong’ ini seakan-akan NIP keluar entah dari mana asalnya. Padahal, diketahui bahwa NIP dan SK yang diterima itu ditandatangani oleh pejabat yang sah, dalam hal ini Bupati Nabire periode yang lalu.
BACA berita selengkapnya di Koran Papuapos Nabire atau kunjungi edisi koran digital epaper di https://www.papuaposnabire.com/epaper
Bagikan artikel ini



