NABIRE - Setelah Tim Gerak Cepat Campak Provinsi Papua Tengah dilepas oleh Penjabat Gubernur Provinsi Papua Tengah, Kamis (2/3/23), pada Jumat (3/3/23)  tim langsung bergerak melaksanakan tugas penanganan kasus campak.

Di hari pertama tim melaksanakan tugasnya secara langsung di wilayah Kabupaten Nabire. Dengan melihat dan mendata dari dekat para pasien yang sakit akibat dari penyakit menular campak.

Kegiatan turun lapangan di hari pertama dipimpin Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Menular (P2M) Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB Provinsi Papua Tengah, Dr. Drg. Yohanes Tebai, MH.Kes.

Yohanes Tabai menuturkan, untuk hari pertama kita pusatkan di wilayah Kabupaten Nabire saja. Sementara untuk tiga kabupaten yang ada di wilayah pedalaman yang bisa dilalui dengan kendaraan darat, yakni Kabupaten Dogiyai, Deiyai dan Paniai, tim akan turun pada Senin (6/3/23) pekan ini.

Dikatakan, tim yang nantinya akan ke tiga kabupaten tersebut, akan mengadakan kunjungan secara lansung ke rumah sakit guna melihat pasien campak yang sedang dirawat. Tetapi juga akan berkoordinasi dengan dinas kesehatan di tiga kabupaten tersebut.

Dirinya selaku Kabid hanya bisa berharap dan memohon kepada masyarakat agar tidak panik dengan adanya penyakit menular campak. Tetapi jika ada pasien diharapkjan untuk segera diantarkan ke pihak rumah sakit guna mendapatkan perawatan dari pihak medis. (des)