Setelah Perayaan Idul Fitri 1446 H, Mari Jaga Toleransi Antar Umat Beragama
NABIRE - Kepala Suku Besas Wilayah Adat Meepago Provinsi Papua Tengah, Melkias Keiya kembali mengingatkan semua pihak, terutama masyarakat Papua Tengah yang beragama Islam agar setelah perayaan Hari Raya Idul Fitri 1446 H untuk selalu mengaja hubungan toleransi antar umat beragama.

NABIRE - Kepala Suku Besas Wilayah Adat Meepago Provinsi Papua Tengah, Melkias Keiya kembali mengingatkan semua pihak, terutama masyarakat Papua Tengah yang beragama Islam agar setelah perayaan Hari Raya Idul Fitri 1446 H untuk selalu mengaja hubungan toleransi antar umat beragama.
Karena di wilayah Provinsi Papua Tengah ini telah ada berbagai suku, agama dan budaya yang bisa disebut Papua Tengah merupakan Indonesia mini, sehingga ia mengajak untuk melahirkan hidup rukun dan damai dengan terus memperkuat hubungan toleransi antar umat beragama setelah lebaran tahun 2025 ini.
Sebab di setiap perayaan hari raya, baik itu saudara kita yang beragama Islam maupun kita yang beragama Kristen dan agama lainnya, harus ingat perayaan hari besar agama dapat dijadikan momentum untuk mempererat persaudaraan bukan malah menjadi pemisah.
Demikian dikatakan Kepala Suku Besar Wilayah Adat Meepago, Melkias Keiya, SH, kepada Papuapos Nabire, dua hari lalu seraya menambahkan, menjalin hubungan toleransi antar umat beragama menjadi kewajiban seluruh lapisan masyarakat Papua Tengah.
Untuk itu, selaku kepala suku mengingatkan semua pihak bahwa kewaspadaan bukan saja dalam hal fisik dan keamanan, tetapi juga dalam aspek sosial dan spiritual, sehingga menjadikan nilai-nilai kekeluargaan, gotong royong sebagai bentuk keharmonisan bagi masyarakat.
Dengan demikian dalam semangat persatuan dan kesatuan kita harus merasa memiliki satu sama lain dan terus menjalankan aktifitas tanpa mengabaikan aspek kewaspadaan dalam kehidupan seharihari dengan berkolaborasi dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi diri, keluarga dan tetangga serta seluruh masyarakat Papua Tengah, harapnya.
Sesuai dengan Firman Tuhan yang terdapat dalam Kitab Injil 1 Petrus Pasal 5 ayat 8 yang mengingatkan umat manusia untuk selalu waspada dalam kehidupan, Sadarlah dan berjagajagalah, lawanmu si Iblis berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-ngaum dan mencari orang yang dapat ditelannnya.(des)
Bagikan artikel ini



